Ragam  

Gunakan Pewangi Alami Ini untuk Usir Nyamuk di Rumah

Ilustrasi

RADARINDO.co.id : Nyamuk merupakan salah satu jenis serangga yang kerap bikin resah. Meski kecil, namun jika menggigit kulit cukup bikin sakit dan bentol kemerahan. Serangga ini bahkan muncul diberbagai tempat pada siang maupun malam.

Tak hanya mengganggu dengan gigitannya dan kebisingan suaranya saat terbang disekitar telinga, namun serangga penghisap darah ini juga dapat memicu penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Baca juga: Sertifikat Tanah Ganda Marak, Segera Lakukan Ini

Salah satu cara untuk mengusir nyamuk di rumah bisa memakai cairan pembasmi serangga. Namun, kandungan zat kimia di dalamnya bisa berbahaya bagi tubuh bila dihirup dalam jumlah banyak.

Tapi jangan khawatir, nyamuk yang muncul di rumah bisa diusir dengan pewangi dari bahan alami. Bahan-bahan yang diperoleh dari tanaman tersebut diklaim ampuh membuat nyamuk cepat modar saat mencium aromanya. Berikut jenisnya.

Serai

Serai memiliki aroma wangi yang bisa memberikan efek menenangkan bagi tubuh. Tapi, aroma yang tajam membuat nyamuk ogah untuk mendekatinya. Letakkan tanaman serai di dalam rumah atau bisa bikin semprotan alami dari minyak esensial serai.

Kayu Putih

Penggunaan minyak esensial dengan aroma kayu putih disebut bisa mengusir nyamuk secara efektif. Cara penggunaannya yaitu bisa mengoleskan minyak kayu putih ke kulit supaya atau digunakan sebagai diffuser untuk mengusir nyamuk.

Lavender

Tanaman ini sudah dikenal sejak lama untuk mengusir nyamuk dari rumah. Menanam lavender di halaman rumah dapat membantu mencegah kedatangan serangga terbang. Atau bisa juga membuat semprotan dari minyak esensial lavender dan mengaplikasikannya pada area yang sering dipenuhi nyamuk.

Baca juga: Per Kuartal III 2025, Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi Rp7.219,41 Triliun

Mint

Daun mint juga ampuh untuk usir nyamuk di rumah karena aromanya yang tajam. Sebaiknya letakkan tanaman mint di dekat pintu masuk, jendela, dan area tempat duduk di teras guna mencegah nyamuk masuk. (KRO/RD/dtk)