RADARINDO.co.id – Gresik : Sebuah video yang menyangkan seorang emak-emak ngamuk lantaran anaknya 13 kali tak lulus ujian SIM C, viral di media sosial (medsos).
Diketahui, selama ini anaknya mengikuti ujian SIM di Satlantas Gresik, Jawa Timur. Namun, upaya anaknya yang hingga 13 kali mengikuti ujian, tetap gagal untuk mendapatkan SIM C.
Baca juga : Sambut HUT RI ke-78, Kades Lubuk Siam Laksanakan Gotong-royong
Melihat anaknya selalu gagal di ujian praktik, si ibu tidak terima. Dia kemudian meluapkan emosi salam sebuah rekaman video. Dalam video tersebut dia juga menyebut nama Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Si ibu tidak ingin anaknya menjadi pemain sirkus demi bisa mendapatkan SIM.
Gaya marah-marah emak-emak bernama Marita Sani itu kemudian viral di media sosial dan telah ditonton lebih dari 30.000 kali. Dalam video berdurasi 4 menit 57 detik tersebut, Marita mengadu soal ujian praktek SIM di Satlantas Polres Gresik.
Baca juga : Tak Terima Anaknya Ditegur Merokok, Orangtua Murid Ketapel Mata Guru
“Saya mau melaporkan ke pak Kapolri tadi pagi sempat adu mulut di Satlantas Gresik. Tadi mengawal anak saya kenapa 13 kali tidak lulus-lulus, ternyata himbauan pak Kapolri kemarin tidak diberlakukan,” ucap Marita dalam videonya, seperti dilansir dari tribunmedan.com, Kamis (03/8/2023). Marita mengaku tidak ingin anaknya menjadi pemain sirkus karena ujian praktek SIM. “Anak saya 13 kali gagal, saya tidak mau anak saya jadi pemain sirkus. Ternyata himbauan pak kapolri kemarin tidak dipakai, aturannya masih sulit. Saya ngamuk-ngamuk di sana,” ucapnya. (KRO/RD/TRB)







