Ragam  

Ketahui Apa Itu ‘AI’

RADARINDO.co.id : AI atau kecerdasan buatan adalah teknologi transformatif yang memungkinkan mesin melakukan tugas pemecahan masalah seperti manusia. Mulai dari mengenali gambar dan menghasilkan konten kreatif hingga membuat prediksi berbasis data.

AI memungkinkan bisnis membuat keputusan yang lebih cerdas dalam skala besar. Dalam lanskap digital saat ini, organisasi menghasilkan data dalam jumlah besar dari sensor, interaksi pengguna, dan log sistem.

Baca juga: Kemenag Deli Serdang Digeledah Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS

AI memanfaatkan data ini untuk menyederhanakan operasi, mengotomatiskan dukungan pelanggan, meningkatkan strategi pemasaran, dan menyediakan wawasan yang dapat ditindaklanjuti melalui analitik tingkat lanjut.

Dari 2007 hingga 2018, kemajuan dalam komputasi cloud membuat daya komputasi dan infrastruktur AI lebih mudah diakses. Hal ini menyebabkan peningkatan adopsi, inovasi, dan kemajuan dalam machine learning.

Kemajuan tersebut mencakup arsitektur jaringan neural konvolusi (CNN) bernama AlexNet, yang dikembangkan oleh Alex Krizhevsky, Ilya Sutskever, dan Geoffrey Hinton.

AlexNet memenangkan kompetisi ImageNet dengan menunjukkan keunggulan deep learning dalam pengenalan gambar. Sementara itu, AlphaZero dari Google berhasil menguasai permainan catur, shogi, dan Go tanpa bergantung pada data manusia, melainkan dengan bermain melawan dirinya sendiri.

Pada tahun 2022, chatbot yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan pemrosesan bahasa alami (NLP) melakukan percakapan layaknya manusia dan menyelesaikan tugas, seperti ChatGPT OpenAI, menjadi terkenal karena kemampuan komunikasinya sehingga minat dan pengembangan dalam AI makin meningkat.

Kecerdasan buatan (AI) adalah istilah payung untuk strategi dan teknik yang berbeda untuk membuat mesin menjadi lebih mirip manusia. AI mencakup segala hal mulai dari mobil otonom hingga penyedot debu robotik dan asisten pintar seperti Alexa.

Meski machine learning dan deep learning termasuk dalam lungkup AI, tidak semua aktivitas AI merupakan machine learning dan deep learning. Misalnya, AI generatif menunjukkan kemampuan kreatif layaknya manusia dan merupakan bentuk deep learning yang sangat canggih.

Sistem AI memanfaatkan teknologi canggih untuk mentransformasi data mentah, baik berupa teks, gambar, video, maupun audio menjadi wawasan yang bermakna.

Dengan mengidentifikasi pola dan hubungan di dalam data ini, AI memungkinkan pengambilan keputusan cerdas dalam skala besar. Sistem ini dilatih dengan set data yang sangat besar, yang memungkinkannya untuk terus belajar dan berkembang seiring waktu, mirip seperti manusia yang belajar dari pengalaman.

Setiap interaksi membuat model AI makin akurat, mendorong inovasi, dan menciptakan peluang baru bagi bisnis. AI dibangun diatas berbagai teknologi, seperti machine learning, pemrosesan bahasa alami, dan pengenalan gambar.

Inti dari teknologi ini adalah data, yang membentuk lapisan dasar AI. Lapisan ini terutama berfokus pada persiapan data untuk aplikasi AI.

Baca juga: Walikota Tanjungbalai Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-64 Bank Sumut

Di zaman sekarang, kecerdasan buatan sangat mengandalkan model fondasi dan model bahasa besar untuk menjalankan tugas-tugas digital yang kompleks.

Model fondasi adalah model deep learning yang dilatih pada beragam data umum dan tidak berlabel. Berdasarkan prompt input, model tersebut dapat melakukan berbagai macam tugas yang berbeda dengan tingkat akurasi yang tinggi. (KRO/RD/aws)