LTFW 2023 Akan Digelar Oktober di Humbahas

89

RADARINDO.co.id – Medan : Pelaksanaan Lake Toba Fashion Week (LTFW) 2023 rencananya akan digelar pada Oktober 2023 mendatang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama delapan kabupaten se-Kawasan Danau Toba sepakat mensukseskan event yang akan diselenggarakan di lokasi objek wisata Sipinsur Park Geosite, Desa Pearung Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) tersebut.

Baca juga : Polsek Padang Bolak Tertibkan Kenderaan Pakai Knalpot Blong

Event pertama kali yang akan digelar di kawasan Danau Toba ini melibatkan delapan kabupaten, yakni Kabupaten Toba,Tapanuli Utara, Samosir, Dairi, Simalungun, Karo, Pakpak Bharat dan Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai tuan rumah.

Berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam event tersebut, diantaranya pameran produk UMKM, fashion show, workshop business to business, pagelaran seni, workshop model, designer dan photographer.

Dukungan kesuksesan event tahunan ini telah disampaikan masing-masing perwakilan kabupaten pada Rapat Koordinasi LTFW 2023 dipimpin Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut, Nawal Lubis di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (04/4/2023).

Turut hadir Sekda Kabupaten Humbahas Drs Tonny Sihombing, Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumut dan OPD se-Kawasan Danau Toba, Ketua Dekranasda Humbahas Ny Lidia Kristina Dosmar Banjarnahor, Ketua Dekranasda se-Kawasan Danau Toba, Wakil Ketua Harian Dekrnasda Sumut Dian Arief S Trinugroho, dan Sekretaris Dekranasda Sumut Hasnah Lely Siregar.

Baca juga : Ops Pekat Toba 2023, Polres Tapsel Sita 4 Knalpot Blong

Nawal Lubis mengatakan, event seperti ini sangat baik untuk lebih memperkenalkan Danau Toba sebagai destinasi andalan Sumut dan juga bisa membangkitkan para pelaku UMKM di kawasan sekitar.

Sementara, Sekda Humbahas, Tonny Sihombing mengatakan, event ini dilaksanakan untuk mengangkat produk UMKM dan pariwisata di Kawasan Danau Toba. “Kita terus mempromosikan pariwisata se-kawasan Danau Toba, yang selama ini belum terpromosikan secara maksimal, baik secara nasional maupun internasional,” katanya. (KRO/RD/RS)