Lurah Paya Pasir Gandeng Pengusaha Perbaiki Jembatan Karmila

17

RADARINDO.co.id – Marelan : Meski baru 1 minggu menjabat sebagai Lurah Paya Pasir, Sherli sudah mulai menjalankan rencana program perbaikan infrastruktur di wilayah kerjanya, yakni merenovasi Jembatan Karmila yang berada di Jalan Pringgan Lingkungan VIII Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan Kota Medan.

Baca juga : Taridas Pimpin IPBSI Korcab Medan Periode 2024-2029

Dalam memperbaiki jembatan Karmila itu, Lurah Sherli nantinya akan menggandeng salah seorang pengusaha setempat (lokal) untuk membantu dalam hal pembiayaan.

“Saya sudah bicara dengan warga untuk rencana perbaikan jembatan Karmila. Alhamdullilah nanti ada warga setempat yang seorang pengusaha akan membantu pembiayaannya,” ujar Sherli di kantornya, Jum’at (7/6/2024).

Lurah Sherli mengatakan, metode perbaikan jembatan itu antara lain akan dibuat dengan konstruksi beton, yakni permukaan jembatan dilapisi besi dengan coran beton dan perbaikan pagar.

Baca juga : KPK “Intai” Rekam Jejak DPKPPR Kota Medan Buruk

Pantauan RADARINDO.co.id, Sabtu (8/6/2024) siang, tampak kondisi jembatan Karmila berukuran sekitar 7 x 6 meter tersebut, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Dimana pagar pengaman di kedua sisi jembatan sudah sangat rusak bahkan hilang diduga akibat keropos dimakan karat. Selain itu ukuran jembatan juga dinilai terlalu kecil. Padahal volume warga yang melintas di jembatan itu sangat tinggi.

Warga setempat bernama Kamal Efendi (54), Sabtu mengatakan, jembatan Karmila itu sudah berusia sekitar 40 tahun dan memang sudah pantas direnovasi.

“Jembatan ini usianya sudah sangat lama dan rusak semua pagarnya, sehingga memang perlu untuk diperbaiki. Apalagi, ukuran jembatan sangat sempit, takutnya warga yang naik motor atau bersepeda bersenggolan dan jatuh ke parit karena jembatan tidak berpagar lagi, ujar Kamal didampingi Muslim (52).

Kedua warga itu berharap agar perbaikan insfrastruktur juga dilakukan pada jalan utama menuju kawasan wisata Danau Siombak, yang saat ini kondisinya cukup memprihatinkan. (KRO/RD/Ganden)