Pemkab Samosir: Kita Akan Tindak Tegas KJA

34 views

RADARINDO.co.id – Samosir : Forkopimda Kabupaten Samosir yang tergabung dalam penertiban KJA, TNI/ Polri dan Kejaksaan akan tetap bertindak tegas. Tidak ada penambahan data untuk pembayaran penertiban Keramba Jaring Apung/Tangkap (KJA/KJT) di Danau Toba Wilayah Perairan Samosir akan terus berlangsung.

Penertiban tahap I telah selesai dan akan dilanjutkan Penertiban Tahap II. Untuk persiapan penertiban tahap II, Tim penertiban KJA/KJT melaksankan rapat persiapan sekaligus evaluasi penertiban tahap pertama di Aula Kantor Bupati Samosir, pada 28 Juli 2022.

Baca Juga : ISSI dan ICF Gelar Event Ketiga di Samosir

Hadir dalam rapat Pj. Sekdakab Samosir, Hotraja Sitanggang, Danramil Pangururan, Donal Panjaitan, Kasat Intel Polres Samosir, Kejaksaan Negeri Samosir, Asisten 1, Tunggul Sinaga dan tim penertiban KJA Kabupaten Samosir.


Penertiban Tahap 1 dengan target 234 petakan. Realisasi dilapangan, yang ditertibkan sebanyak 224 petak. Hal ini dikarenakan, petakan masih berisi ikan, namun sudah diberi kompensasi waktu kepada pemilik untuk segera dikosongkan.

Hal lain yang muncul dalam penertiban tahap 1, adanya penambahan jumlah petakan dari data awal pemilik dan muncul pemilik baru yang tidak didata.

Hal tersebut mengakibatkan 10 petakan dari target awal terkendala, dan kemungkinan akan muncul masalah yang sama dalam penertiban tahap II.

Forkopimda Kabupaten Samosir yang tergabung dalam Penertiban KJA/KJT mengatakan akan melakukan tindakan tegas kepada pemilik yang berusaha menghalangi penertiban.

Pemilik yang menambah jumlah petakan dan pemilik baru yang tidak terdata sebelumnya. Tidak ada penambahan petakan untuk pembayaran kompensasi dilapangan.

“Tidak ada Negara yang kalah dengan situasi apapun, termasuk KJA/KJT. Tidak ada lagi belok-belok, patroli harus berjalan setelah penertiban. Koordinasi dengan pihak kepolisian, melawan atau menghalangi Negara (program nasional), akan kita lihat sisi pidananya, termasuk kepada pemilik yang menambah jumlah petakan tanpa barang bukti yang jelas adanya petakan yang baru dengan maksud memperkaya diri. Tidak perlu takut, delik memperkaya diri dari pemilik KJA harus diperiksa” tegas Donal Panjaitan.

Jika dihitung mulai berdirinya, ada gak bayar pajak, ada gak ijinya. Pemilik harus diarahkan untuk mengikuti aturan pemerintah maupun Kabupaten, tambah Donal.

Hal Senada disampaikan Kasat Intel Polres Samosir, bahwa data awal sudah ada, sosialisasi sudah ada sejak tahun 2021 dan dihadiri oleh masing-masing pemilik KJA.

Hal ini didukung Kejari Samosir, dalam penertiban tahap II diminta, tim berkoordinasi dengan baik. Memberikan pengumuman kepada pemilik KJA/KJT untuk mengosongkan petakan, sehingga penertiban berjalan dengan baik.

Kendala dilapangan akan diproses secara bersama-sama sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga : Tim Asesor BAN SM Provinsi Riau Laksanakan Visitasi di UPT SMPN2 Kampar Kiri Hilir

Pj. Sekdakab Samosir meminta seluruh tim untuk saling menguatkan, saling support guna mendukung program nasional dan mewujudkan Danau Toba yang bersih.

Ditekankan, Camat, Kepala Desa dan Lurah yang memiliki areal penertiban untuk aktif melakukan monitoring dan pengawasan, sehingga tidak ada lagi petakan yang baru setelah penertiban.

“Dengan dukungan ini, Penertiban KJA di Kabupaten Samosir akan berjalan cepat dan maksimal di tahap II dan tahap selanjutnya, sehingga pada tahun 2023, penertiban KJA akan selesai,” kata Hotraja.

Koordinator Pokja Penertiban dan Penegakan Hukum, Tunggul Sinaga menjelaskan, target penertiban KJA/ KJT tahap II sebanyak 319 petakan (289 Petak KJA dan 30 petak KJT). Penertiban akan dilaksanakan mulai 08 sampai 24 Agustus 2022. (KRO/RD/A.Siringo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini