RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mengikuti verifikasi virtual tahap lanjutan dalam rangka penilaian penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional tahun 2025.
Baca juga: Limbah PKS Cemari Air Sungai Batang Serangan dan Besilam
Kegiatan yang digelar melalui Zoom Meeting dari Command Center, Dinas Kominfo, Kantor Walikota Tanjungbalai ini, dihadiri Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Walikota, Muhammad Fadly Abdina, Selasa (05/8/2025).
Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim yang juga selaku Pembina KKS Kota Tanjungbalai, menegaskan bahwa Kota Tanjungbalai berkomitmen penuh untuk berpartisipasi dalam penilaian Swasti Saba Padapa 2025 sebagai bentuk kesungguhan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Untuk Provinsi Sumatera Utara, selain Kota Tanjungbalai ada 3 kabupaten/kota lainnya yang turut berpartisipasi, yakni Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Pakpak Barat.
“Partisipasi dalam program ini merupakan tekad bersama lintas sektor pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” ujar Walikota.
Keuntungan Kota Sehat dapat dilihat dari dua faktor, yakni internal dan eksternal. Untuk faktor internal yakni lingkungan yang lebih bersih, nyaman dan aman, peningkatan kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Sedangkan untuk faktor eksternal yakni terdapat 136 indikator pada 9 tatanan KKS, yang bila terpenuhi maksimal sama dengan standard pelayanaan minimum (SPM) dan tercapainya SPM akan menambah dana fiskal bagi daerah.
Baca juga: Pengusaha Annar Sampetoding Jalani Sidang Kasus Sindikat Uang Palsu
“Ini kali pertama Kota Tanjungbalai mengikuti penilaian penghargaan KKS Tingkat Nasional. Mohon doa dan dukungan seluruh warga Kota Tanjungbalai agar kita bisa meraih hasil terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” pungkas Walikota. (KRO/RD/HAM)







