BUMN  

PT SGN Kolaborasi dengan Polda Jawa Timur Perluas Area Tanam Tebu

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, melakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, didampingi jajaran direksi SGN serta Wakapolda dan para pejabat utama serta perwira tinggi Polda Jawa Timur, di Surabaya.

RADARINDO.co.id – Surabaya : Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat peran entitas usahanya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut tercermin melalui langkah strategis PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam memperluas area tanam tebu serta memperkuat pengamanan wilayah kerja melalui sinergi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Hal ini ditandai dengan pertemuan antara Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, guna membahas penguatan kolaborasi dalam perluasan area tanam tebu serta pengamanan wilayah kerja perusahaan.

Baca juga: Komnas HAM Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pengabaian Hak Kesehatan Tahanan Polresta Barelang

Melalui keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026), pada pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa perluasan area tanam tebu dan stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri gula nasional.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan bahwa aspek keamanan memiliki peran strategis dalam mendukung program pengembangan tebu. Menurutnya, dukungan pengamanan dari Polda Jawa Timur akan terus diperkuat agar seluruh aktivitas PT SGN, mulai dari kebun tebu hingga pabrik gula, dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

“Keamanan wilayah kerja bukan hanya soal menjaga aset perusahaan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi petani tebu, karyawan, dan masyarakat di sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT SGN, Mahmudi menyampaikan bahwa sinergi dengan Polda Jawa Timur memberikan kepastian bagi perusahaan dalam menjalankan program strategis.

“Kerjasama ini sangat penting bagi PT SGN, terutama dalam mendukung perluasan area tanam tebu dan menjaga stabilitas operasional perusahaan,” ujarnya.

Mahmudi menegaskan, dengan dukungan aparat kepolisian, pihaknya optimistis dapat mempercepat pengembangan tebu sekaligus berkontribusi nyata terhadap program swasembada gula nasional.

Baca juga: Pejabat DJP Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Pegawai Pajak

Holding Perkebunan Nusantara memandang kolaborasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan transformasi dan penguatan industri gula nasional.

Melalui kolaborasi ini, PT SGN dan Polda Jawa Timur diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi, menciptakan iklim usaha yang aman dan kondusif, serta mendukung peningkatan produksi gula nasional secara berkelanjutan. (KRO/RD/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *