Medan  

PTPN III Laksanakan Groundbreaking Revitalisasi PLTBm di PKS Rambutan

RADARINDO.co.id – Medan : PT. Perkebunan Nusantara 3 (Persero), melaksanakan ground breaking revitalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) Rambutan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rambutan, Rabu (20/7).

PLTBm merupakan satu sumber alternatif energi yang dapat menjawab tantangan penggunaan energi fosil, sesuai dengan Program Kementerian ESDM.

Baca Juga : PC SNNU Kota Medan : Sejak Ada Reklamasi Rambu Alur Kapal Tak Berfungsi Bahayakan Nelayan

Menjadi Energi Baru Terbarukan (EBT) dan mempunyai efek ramah lingkungan. Untuk memperlancar proyek tersebut, PTPN III bekerja sama dengan PT. Kumnam Plant Indonesia (PT. KPI) dan PT. Andika Pratama Jaya Abadi (PT. APJA), melalui Surat Perjanjian Bangun Guna Serah (BGS).

Hadir dalam kegiatan melalui daring, Direktur Pelaksana PTPN III (Persero) Ahmad Haslan Saragih, Kepala Divisi Bisnis Stategis dan Sustainibility Ugun Untaryo, dan Direktur PT. KPI Kim.

Hadir secara offline di Ruang Rapat PKS Rambutan, SEVP Operation 1 Darmansyah, didampingi Kepala Bagian Operasional Traksi Infrastruktur Julkarnein, General Manajer Distrik Serdang 2 Dhani Hasibuan, Manajer PKS Rambutan Isnandar, serta tim dari PT. KPI dan PT. APJA.

SEVP Operation 1, Darmansyah menyampaikan, tujuan pembangunan PLTBm Rambutan kapasitas 2,2 megawatt (MW) adalah untuk menindaklanjuti Nota Kesepahaman antara PTPN III dengan PT. PLN (Persero) sesuai Nomor: 3.13/MOU/02/2010, tentang Kerja Sama Pembelian Tenaga Listrik oleh PT. PLN (Persero) dari Pembangkit Tenaga Listrik Berbasis Biomassa dan/atau Energi Terbarukan Lainnya.

Darmansyah mengatakan Nota Pendapat dari Kejati Sumut digunakan PTPN III sebagai referensi pengambilan keputusan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Lebih lanjut Darmansyah mengatakan, dalam pengawasan pelaksanaan konstruksi oleh PT. KPI dan PT. APJA, PTPN III (Persero) menunjuk PT Riset Perkebunan Nusantara (PT. RPN) yang akan berkoordinasi dengan Manajemen PRBTN dan Bagian Operasional Traksi Infrastruktur PTPN III (Persero).

Besar harapan kami, pekerjaan Revitalisasi PLTBm di PKS Rambutan dapat berjalan dengan lancar, selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dan seluruh persyaratan perizinan terpenuhi.

“Sehingga nantinya PLTBm Rambutan ini dapat beroperasi dengan baik dalam mendistribusikan listriknya tanpa kendala apapun,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pelaksana PTPN III Ahmad Haslan mengatakan, pelaksanaan kerja sama BGS ini dapat diselesaikan dan beroperasi pada awal 2023.

Setelah selesainya perbaikan/revitalisasi PLTBm tersebut, diharapkan aset PLTBm PTPN III (Persero) dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk sumber pemenuhan kebutuhan listrik internal PKS Rambutan dan sekitarnya, sebagaimana yang telah disepakati di dalam perjanjian.

PTPN Group memiliki komitmen besar dalam pengembangan bisnis EBT untuk mendukung kebijakan pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014.

Baca Juga : Ketua Umum Terima Audensi PD Satgas Joko Tingkir Tapanuli Tengah

“Target energi baru sebesar 23 persen pada 2025, serta mendukung Program Dekarbonisasi PTPN Group,” cetusnya.

“PTPN Group akan terus berkomitmen dan mengembangkan bisnis EBT melalui pendanaan mandiri maupun kerja sama kemitraan strategis demi mendukung kemandirian energi nasional dan upaya pencapaian nilai ekonomi karbon yang optimal,” ujar Aslan Saragih.

Sejumlah pihak menyambut baik ground breaking revitalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa PKS Rambutan. (KRO/RD/JULI SIBURIAN)