Refleksi Satu Tahun Pemkab Samosir, Begini Pesan Vandiko Timotius Gultom dan Martua Sitanggang

59

RADARINDO.co.id-Samosir: Bupati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir dan Wakil Bupati Samosir memaparkan kinerja selama 1 tahun dalam konferensi Pers di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (26/042022).

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom didampingi Wabub Martua Sitanggang, MM, Pj Sekdakab Samosir Hotraja Sitanggang dan Asisten III Waston Simbolon menyampaikan refleksi hasil kinerja Pemerintahan Vandiko Timotius Gultom dan Martua Sitanggang selama 1 tahun sejak dilantik 26 April 2021 lalu.

Baca juga : 10 Tahun Bersama Ayana Moon Gadis Cantik Mualaf Asal Korsel Usai Lewati Masa Sulit

Capaian kinerja yang disampaikan meliputi 10 progam unggulan yaitu, tenaga medis yang handal dengan peningkatan SDM tenaga medis dengan tugas belajar untuk 12 orang medis, dan 105 izin belajar.

Peningkatan kemampuan guru, inisiasi sekolah vokasi/akademi komunitas melalui metode pelatihan kantor sendiri bagi tutor PAUD jenjang SD, SMP yang dilatih oleh tenaga pelatih yang berkompetensi, serta pemberian bea siswa untuk siswa SD, SMP, SMA, dan Perguruan tinggi sebanyak 1.986 pelajar/mahasiswa sebesar Rp1,45 M sampai April 2022.

Sedangkan untuk BPJS Gratis, Bupati Samosir telah menyerahkan 10.030 kartu BPJS. Peningkatan infrastruktur dengan pengadaan 5 unit dump truk, 7 unit excavator, 1 unit grader 2 unit vibrator roller.

Dengan pengadaan ini, Bupati Samosir menjelaskan telah melakukan sirtunisasi jalan sepanjang 14.570 meter, pembukaan dan pelebaran jalan sepanjang 20.610 meter, penataan jalan sepanjang 4.380 meter, pembenahan jalan sepanjang 20.299 meter, normalisasi jalan sepanjang 740 meter.

Untuk pembangunan infrastruktur dasar akan dimulai pembangunan TPA dan IPLT Batu Napal Desa Hariara Pintu di Kecamatan Harian.

Selanjutnya dalam 1 tahun pemerintahan Vandiko Timotius Gultom-Martua Sitanggang telah dilaksanakan peningkatan layanan jaringan internet fiber optik pada perkantoran Parbaba dan Rianiate sampai dengan tingkat Kecamatan serta penambahan tower Telkomsel untuk penanganan blank spot pada perkantoran Parbaba melalui skema kerjasama dengan provider layanan internet.

Untuk penyedia air minum, telah disusun Perda Tetang PERUSDA sebagai dasar untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyediaan air minum dan telah masuk dalam Prolegda Kabupaten Samosir tahun 2022.

Pembangunan Pariwisata bersama pemuda dan masyarakat dengan menetapkan 45 desa wisatawan dengan langkah lanjutan penguatan penguatan dan pendampingan terhadap 3 desa wisata.

3 UMKM, fasilitasi kelompok sadar Wisata kepada 2 Kelopok wisata, pembentukan 3 Pokdarwis, pembentukan lembaga adat, penetapan 27 objek cagar budaya dan 3 situs cagar budaya.

Selain itu juga dijalin kerjasama dengan Pemuda Batak Bersatu dalam pengelolaan Dermaga Jetty dan Kreatif Hub kerjasama dengan komunitas sastra sinergy.

Untuk mewujudkan 6 produk UMKM berdasarkan potensi desa/ kelurahan telah dilakukan pelatihan berista (penyajian kopi) pelatihan pembukuan koperasi sektor rill.

Pelatihan digital marketing, pendampingan perijinan P-URT, pendampingan sertifikat halal, pendampingan sertifikat merek, dan pembuatan aplikasi E ONAN.

Dalam menjamin pupuk dan bibit yang merata bagi petani, Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Samosir telah menyalurkan bantuan pupuk dolomit sebanyak 165 ton, pupuk organik 55 ton, pupuk organik cair 1000 liter.

Baca juga : Apa Kira-kira Penyebab Rektor ITK Menjadi Anti-Islam?

Sedangkan bibit yang Sedah disalurkan berupa bibit bawang merah sebanyak 6,6 ton, kentang 4,4 ton, bibit jahe 4,4 ton, benih padi 12,5 ton pelatihan pembuatan pupuk organik di 10 desa.

Pembangunan embung di 2 desa dan jaringan irigasi tertier di 4 desa. Diakhir paparannya, Bupati Samosir menyampaikan saat ini, Bupati Samosir dan Wakil Bupati melaksanakan program Bunga Desa (Bupati dan Wakil Bupati berkantor di Desa) dengan membawa pelyanan langsung kepada masyarakat berupa pengurusan dokumen kependudukan, palayanan kesehatan gratis dan Vaksinasi, penyuluhan KB dan Stunting, pemberian bantuan pendidikan, penyerahan Kartu Indonesia Sehat serta pembuatan pupuk organik.

Selama pelaksanaan program Bunga Desa di Desa Sabulan, Salaon Tonga-Tonga dan Desa Parhorasan telah diselenggarakan 1.382 kasus masalah kebutuhan masyarakat secara langsung. (KRO/RD/P.Simbolon)