RADARINDO.co.id – P Sidimpuan : Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun bernama Asila Putri, warga Jalan Merdeka, Simpang IKIP, Kelurahan Samora, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, diduga kabur dari rumah sejak, Sabtu (21/2/2026) lalu.
Hingga Selasa (24/2/2026), pelajar kelas IX salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Padangsidimpuan tersebut belum kembali. Kepergian putri pertama dari empat bersaudara itu membuat kedua orangtuanya, Ahmad Gian Fahru dan Wita Wahyuni, diliputi kecemasan.
Baca juga: Laporan Dugaan Korupsi di PT Inalum Masuki Babak Baru
Wita, ibu kandung Asila menuturkan, sebelum pergi, anaknya sempat meminta uang untuk membeli baju. Ia berdalih hendak pergi ke warung depan rumah. Namun, karena warung dalam keadaan tutup, Asila bolak-balik melihat ke arah warung tersebut.
“Dia ambil kunci kereta (sepedamotor) tanpa sepengetahuan saya. Di situlah dia pergi dari rumah,” ujar Wita kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).
Asila pergi hanya dengan pakaian yang dikenakan serta sandal milik ayahnya. Ia tidak membawa pakaian ganti. Namun, ia membawa satu unit sepedamotor dan dua unit ponsel milik orangtuanya. “Jadi kami gak ada kepikiran dia mau kabur,” tambah Wita.
Dari informasi yang dihimpun keluarga, Asila diduga tidak pergi sendiri. Ia disebut bersama teman sekelasnya berinisial W. Bahkan, orangtua W sempat mendatangi rumah Wita dan menyampaikan bahwa anaknya pergi membawa tas ransel berisi pakaian untuk menemui Asila.
Meski demikian, Wita menegaskan tidak ada konflik serius dalam keluarga. Ia mengaku hanya pernah menegur putrinya karena enggan mengerjakan pekerjaan rumah.
“Baik-baiknya kami, Pak. Minta uang pun kami kasih. Kalau marah, paling karena dia gak mau cuci piring. Udah itu aja. Pulanglah Nak, Mama rindu,” ucapnya lirih sambil meneteskan air mata.
Kabar hilangnya Asila telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan tercatat dalam Laporan Gangguan Nomor: L/GANGGUAN/B/2/II/2026/SPKT/Polres Padangsidimpuan/Polda Sumatera Utara tertanggal 23 Februari 2026.
Pihak keluarga mengaku telah berulang kali mencoba menghubungi ponsel Asila, namun hingga kini tidak aktif.
Baca juga: Oknum DPRD Batu Bara Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Aktivis Ajukan Permohonan Informasi Publik
Ciri-ciri korban, tinggi badan sekitar 160 cm, rambut hitam, biasa dikuncir, terakhir terlihat mengenakan baju cokelat dan celana hitam.
Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan Asila Putri, keluarga berharap dapat menghubungi nomor 0852 6056 7202 atau 0853 7288 0114.
Keluarga berharap Asila segera ditemukan dalam keadaan selamat dan bisa kembali berkumpul bersama orangtua serta saudara-saudaranya. (KRO/RD/AMR)







