Ribuan Warga Malaysia Desak Anwar Ibrahim Mundur dari Jabatannya

RADARINDO.co.id – KL : Ribuan warga Malaysia turun ke jalanan menggelar aksi demo di ibu kota Kuala Lumpur, memprotes biaya hidup yang melonjak, Sabtu (26/7/2025) lalu.

Dalam aksinya, ribuan massa mendesak Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim, untuk segera mundur dari jabatannya lantaran dianggap gagal memenuhi janji reformasi.

Baca juga: Bupati Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-22 Pakpak Bharat

Aksi yang digelar oleh partai-partai oposisi itu, menandai aksi protes besar pertama di negara tersebut sejak Anwar naik ke tampuk kekuasaan setelah pemilu tahun 2022 lalu.

Pada aksi itu, tampak sejumlah demonstran membawa poster bertuliskan “Turun Anwar”. “Dia (Anwar) telah memerintah negara ini selama tiga tahun dan belum memenuhi janji-janji yang dibuatnya,” ucap massa demonstran.

Massa menyebut, Anwar telah mengunjungi banyak negara untuk mendatangkan investasi, namun rakyatnya belum juga melihat apapun. “Biaya hidup masih tinggi,” ujar massa.

Anwar ditunjuk sebagai PM Malaysia dengan tiket reformis dan berjanji untuk memberantas korupsi, nepotisme, dan kronisme dalam sistem politik yang terpecah belah di negara tersebut.

Beberapa hari menjelang unjuk rasa, Anwar mengumumkan serangkaian langkah populis untuk mengatasi berbagai masalah dan keluhan rakyat. Salah satunya dengan memberikan bantuan uang tunai sebesar 100 Ringgit, setara Rp387 ribu, kepada seluruh warga Malaysia yang berusia 18 tahun ke atas.

Baca juga: Picu Karhutla di Riau, Empat Perusahaan Sawit Disegel

Bantuan tunai itu akan dibayarkan satu kali, mulai 31 Agustus mendatang. Anwar juga mengumumkan bahwa sekitar 18 juta pengendara Malaysia akan memenuhi syarat untuk membeli bahan bakar yang disubsidi besar-besaran dengan harga 1,99 Ringgit (Rp 7.712) per liter, dibandingkan harga saat ini sebesar 2,05 Ringgit (Rp 7.944) per liter. (KRO/RD/Dtk)