RADARINDO.co.id-Nias: Tingginya angka anak putus sekolah di Kepulauan Nias menjadi catatan keprihatinan yang mendalam bagi Ketua PKBM Ziona. Hal ini menjadi “tantangan” bagi manajemen PKBM Ziona untuk bertekad mencerdaskan anak bangsa.
PKBM Ziona akan terus bersinerji mendukung program pemerintah khususnya Pendidikan Non Formal (PNF) melalui pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C.
Baca juga : Tim Jumpe Romansa Polda Riau Kembali Salurkan Bantuan
Oleh karena itu, PKBM Ziona kembali membuka pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2023/2024. Sehingga warga desa yang berada dipelosok pedalaman bisa mendapat kesempatan belajar.
Demikian dikatakan Ketua PKBM Ziona Rido Waruwu melalui siaran pers resmi yang diterima RADARINDO.CO.ID Sabtu (29/04/2023) siang.
“Tahun 2023 ini PKBM Ziona kembali membuka pendaftaran program Pendidikan Kesetaraan Paket A (Setara SD), Paket B (Setara SMP) dan Paket C (Setara SMA) kepada masyarakat yang putus sekolah,” ujar Ketua PKBM Ziona.
Pendidikan kesetaraan merupakan sebagai pengganti, pelengkap dan alternatif belajar bagi masyarakat. Artinya masyarakat yang tidak beruntung / berhasil mengikuti pendidikan formal di SD, SMP, SMA/SMK maka dapat menempuh pendidikan dijalur non formal melalui program pendidikan kesetaraan.
“Terlebih masyarakat yang saat ini telah lanjut usia, telah menikah bahkan telah bekerja maka pendidikan kesetaraan menjadi alternatif paling tepat untuk diikuti,” ujarnya lagi.
Pendidikan kesetaraan menjadi alternatif terbaik untuk diikuti oleh masyarakat karena, pendidikan kesetaraan memberikan ruang kepada peserta didik untuk memilih sistem belajarnya, dapat diikuti secara tatap muka, tutorial dan belajar mandiri.
Pada pembelajaran tatap muka peserta diwajibkan untuk mengikuti pendidikan selayaknya seperti sekolah formal, namun pada sistem tutorial peserta didik dapat mengikuti pembelajaran sesuai dengan jadwal / periode yang telah ditentukan dan dapat dilakukan secara luring dan daring, selanjutnya untuk pembelajaran mandiri peserta diberikan keluluasaan untuk belajar secara mandiri dengan dibekali modul.
Modul biasanya dalam bentuk hardcopy dan juga softcopy diberikan kepada peserta.
Dengan adanya sistem pembelajaran tutorial dan mandiri, ini dapat dimanfaatkan oleh peserta yang sudah bekerja, sehingga belajarnya tidak terganggu oleh pekerjaan. Terlebih saat ini PKBM ZIONA memfasilitasi peserta untuk dapat mengikuti pembelajaran daring (virtual) menggunakan media zoom.
Lebihlanjut ia mengatakan, sistemnya sangat memudahkan peserta untuk mengikuti pembelajaran, peserta cukup mendownload modul yang dikirimkan oleh tutor, kemudian mengikuti pembelajaran secara virtual menggunakan zoom.
Baca juga : PTPN III Komitmen Menjaga Kondusifitas Areal HGU di Siantar
Jadi, kualitas pembelajaran tetap terjamin dengan metode – metode pembelajaran yang baik dan mampu diikuti oleh para peserta. Jelas, ini merupakan upaya PKBM ZIONA untuk memberikan kesepatan kepada masyarakat mengikuti pendidikan.
Berdasarkan kondisi tersebut, PKBM ZIONA kembali mengajak masyarakat Kepulauan Nias untuk mendaftar sebagai peserta Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C.
“Kami menghimbau bagi adik- adik yang putus sekolah untuk tidak malu kembali menempuh pendidikan, karena program pendidikan kesetaraan adalah program yang sah dan legal. Tentunya kembali ke niat dan semangat para peserta.
Pendaftaran dibuka setiap hari Senin s.d Sabtu Pukul 09.00 WIB s.d 19.00 WIB di Sekretariat PKBM ZIONA Jl. Sorai Desa Hilina’a Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli. Atau dapat berkonsultasi melalui Telp/WA. 0853 5817 7770,” ujar Rido Waruwu mengakhiri.(KRO/RD/RILIS)







