RADARINDO.co.id – Deli Serdang : Sebanyak sekitar 70 personil TNI AD dari Kodim 0201 Medan dan Batalyon Zipur I/DD gotong royong (gotroy) memperbaiki Jembatan alternatif Paluh Merbau yang putus, Selasa, (09/08/2022).
Selain dari personil TNI AD, kegiatan gotroy itu juga melibatkan unsur Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan seperti personil Polsek Percut Sei Tuan dan perangkat Desa Tanjung Rejo.
Baca Juga : 17 Anggota Pramuka Kwarcab Batu Bara Ikuti Jambore Nasional Cibubur
Personil Polsek Percut Sei Tuan yang ikut gotroy diantaranya Kanit Binmas, Iptu M. Rohim Dalimunte dan Babinkamtibmas Desa Tanjung Rejo, Aiptu Suherman.
Sementara dari pihak Desa Tanjung Rejo turun puluhan personil dan langsung dipimpin oleh Kepala Desa Selamet.
Menurut Kades Selamet bahwa Jembatan Alternatif Paluh Merbau putus akibat tidak kuat menahan beban alat berat beko saat beraktifitas memperbaiki Jembatan Utama Paluh Merbau.
Dimana jembatan alternatif terbuat dari batang kayu kelapa sepanjang sekitar 107 meter yang dibangun karena jembatan utama masih dalam perbaikan, amblas dan putus sekitar 10 meter di bagian hulu pada Sabtu 6 Agustus 2022 yang lalu.
“Jembatannya putus hari Sabtu kemarin. Jadi kita bersama TNI Polri ya gotong royong lah memperbaikinya agar masyarakat bisa melintas”, ujar Kades Selamet di lokasi gotroy.
Dikatakan Kades Selamet lagi bahwa Jembatan Paluh Merbau yang menghubungkan 4 Dusun, yakni Dusun 11, 12, 13 dan 14, diharapkan dapat segera selesai perbaikannya.
“Kita akan berupaya semaksimal mungkin agar perbaikan jembatan alternatif ini dapat segera selesai. Dan kita berharap agar warga masyarakat dapat bersabar”, begitu harapnya.
Baca Juga : Abdul Somad Penuhi Undangan Pengurus Mesjid Salman Medan Peringati 10 Muharram
Sementara itu Dan Ramil 13/PST, Mayor Infanteri Romi diwakili Babinsa Tanjung Rejo, Peltu Adi Syahputra mengatakan pihaknya telah mulai melakukan perbaikan sejak Senin.
“Kita sudah mulai kerja sejak Senin kemarin. Dan kita akan terus disini membantu hingga perbaikan jembatan ini selesai”, ujar Adi.
Dijelaskan Adi bahwa personil TNI yang dikerahkan untuk karya bhakti perbaikan jembatan itu adalah sebanyak 70 orang. Dari Kodim 45 personil dan Yon Zipur ada 25 personil. (KRO/RD/Ganden)







