RADARINDO.co.id – Jakarta : Universitas Borobudur mewisuda 523 sarjana, meliputi Program Doktor , Program Pascasarjana, Program Sarjana dan Program Diploma III di Jakarta Convention Center, Kamis (22/12/2022). Dari 523 sarjana dinyatakan sebagai lulusan terbaik, doktor 1 orang, sarjana 9 orang, dan Ahli Madya 1 orang.
Menteri BUMN, Erick Thohir yang hadir dalam acara tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa kita tidak bisa mengandalkan sumber daya alam atau market saja, justru sumber daya manusia yang perlu diperhitungkan karena dapat memproduksi dan berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi.
Baca juga : 4 Saksi Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Impor Garam Industri
“Kita harus memastikan ketersediaan lapangan kerja dan harus siap beradaptasi dengan digital ekonomi. Dengan adanya teknologi bisa mendorong terciptanya lapangan kerja di bidang pendidikan, kesehatan, pabrik, dan lain sebagainya,” katanya.
Sementara, Rektor Universitas Borobudur, Prof IR Bambang Bernanntos MSc mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan wisuda pada Hari Ibu. Hal itu dilakukan sebagai penghargaan terhadap para ibu yang telah berjasa, berjuang tanpa lelah untuk masa depan anak-anaknya.
Intitusi pendidikan Universitas Borobudur tiada hentinya mengembangkan diri menjadi pusat pengembangan SDM yang unggul, berkarakter enterprener dan berwawasan global.
Rektor mengucapkan terimakasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih Borobudur sebagai tempat pendidikan keluarganya dan akan menjaga amanah tersebut sesuai visi misi Universitas Borobudur.
Gubernur DKI, Drs Heru Budi Hartono MM, menyampaikan bahwa di era revolusi industri 4.0 mengambil alih hampir sebagian besar aktivitas kehidupan. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, trend ini telah menjadi tatanan sosial, ekonomi budaya, terutama dunia kerja. Sehingga untuk menghadapi hal tersebut diperlukan kesiapan dari SDM yang berkualitas, berintegritas, berjiwa enterpener serta harmonisasi peraturan.
Baca juga : Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Labusel Batal
Ketua LLDIKTI Wilayah III, Dr Ir Paristiyanti MP, menambahkan bahwa lulusan harus terus meningkatkan hardskill dan soft skill guna menjadi bekal dalam pekerjaan dan diserta 6 C yakni Computational Thinking, Creative, Critical Thinking, Collaboration, Comunication dan Compassion.
Dalam sidang terbuka tersebut disampaikan orasi ilmiah oleh Prof.Dr.Zudan Arif Fakrullah SH MH mengenai transformasi digital, branding, marketing dan penyiapan kebijakan publik yang berdampak.
Beliau menyampaikan, perkembangan teknologi demikian cepat globalisasi menjadi icon utama di tahun 1990an, terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat luar biasa. (KRO/RD/Lina)







