Walikota Tanjungbalai Buka Pembekalan Uji Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi

RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, membuka kegiatan pembekalan uji kompetensi tenaga kerja konstruksi tahun 2025 yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tanjungbalai di Aula Dinas Pendidikan Tanjungbalai, Selasa (21/10/2025).

Kepala Dinas PUTR Kota Tanjungbalai, Tety Juliany Siregar, melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi di Kota Tanjungbalai.

Baca juga: Penjualan Produk UMKM Rutan Kelas I Medan Capai Ribuan

Sebagai informasi, jumlah tenaga kerja konstrusi yang tersedia di Kota Tanjungbalai masih relatif sedikit, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir (2022 s/d 2024).

Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui dinas PUTR baru dapat melaksanakan pembekalan atas tenaga kerja konstruksi untuk 9 jabatan kerja sebanyak 260 orang dan kemudian dilakukan uji sertifikasi dengan hasil 257 orang dinyatakan lulus.

Tety menjelaskan, jabatan kerja dimaksud diantaranya, Supervisor K3 Kontruksi, Petugas K3 Kontruksi, Petugas K3 Operator Listrik, Mandor Perkerasan Jalan, Tukang Pasang Bata, Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bangunan Gedung, Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan, Pelaksana Lapangan Pekerjaan Drainase Perkotaan dan Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bronjong

Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat bermanfaat bagi peserta dan meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi di Kota Tanjungbalai.

Ia berharap, melalui kegiatan pembekalan ini dapat tercipta tenaga kerja konstruksi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Ia menyebutkan, dunia konstruksi terus berkembang, baik dari sisi teknologi, keselamatan kerja, maupun standar kualitas.

Baca juga: Rutan Kelas I Medan Tandatangani Komitmen Bersama, Perkuat Integritas dan Antinarkoba

“Karena itu, pembekalan dan uji kompetensi tenaga kerja konstruksi menjadi kebutuhan mendesak agar para pekerja kita memiliki kompetensi yang diakui, serta mampu bersaing dan beradaptasi dengan tuntutan zaman,” ujarnya

Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah pekerja konstruksi yang kompeten dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kompensasi imbal jasa yang layak bagi tenaga kerja konstruksi. (KRO/RD/HAM)