RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menggelar diskusi dengan 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai yang berlatarbelakang Sarjana dan D3 Teknik, di Aula Thamrin Munthe, Rabu (03/9/2025).
Turut hadir dalam pertemuan itu, Wakil Walikota Muhammad Fadly Abdina, Asisten Administrasi dan Umum Walman Riadi P Girsang, serta Plt Kepala BKPSDM Indra Halomoan Nasution.
Baca juga: Murid MIS dan MTs Al Ikhlas Beringin Diduga Dipungli Modus ANBK
“Walaupun kebanyakan dari para ASN jurusan Sarjana dan D3 teknik tidak semua merupakan penduduk asli Kota Tanjungbalai, kami berharap untuk dapat memberikan sesuatu yang terbaik buat kota ini. Bekerjalah dengan optimal, bertanggungjawab, loyalitas dan berdedikasi tinggi terhadap pekerjaan yang dijalankan,” kata Walikota.
Sebelumnya, para ASN tersebut menyampaikan permintaan agar Pemko Tanjungbalai melalui BKPSDM memfasilitasi mereka dalam penyetaraan ijazah melalui pelaksanaan ujian dinas yang beberapa tahun ini belum dapat terlaksana.
Para ASN juga meminta kemudahan untuk pelaksanaan tugas belajar sesuai mekanisme yang berlaku dan penyesuaian ruang lingkup kerja, penyesuaian terkait jabatan fungsional yang disesuaikan dan posisi jabatan sesuai latarbelakang pendidikan, yakni jurusan Teknik.
Menanggapi hal itu, Walikota Mahyaruddin menerima dengan baik semua yang telah disampaikan dan akan menindaklanjuti melalui BKPSDM selaku OPD terkait.
Ia juga menegaskan bahwa para ASN jurusan Sarjana dan D3 Teknik, terutama angkatan tahun 2019 merupakan motor penggerak dalam bidang tertentu sesuai latarbelakang pendidikannya.
Untuk itu, Pemko Tanjungbalai akan terus berusaha membenahi penempatan posisi jabatan, baik di Badan, Dinas maupun Sekretariat agar para ASN bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Baca juga: Pertemuan Gibran dengan Sejumlah Driver Ojol Disorot
“Kelancaran dan keberhasilan penyelenggaraan tugas pemerintah dan pembangunan daerah sangat bergantung pada mekanisme kerja ASN. Apalagi, ASN bukan sekadar unsur aparatur negara, tapi juga abdi masyarakat yang hidup ditengah masyarakat dan bekerja untuk kepentingan masyarakat,” sebut Walikota. (KRO/RD/HAM)







