RADARINDO.co.id-Jember: Warga tidak kapok kapoknya mengadakan ritual di Pantai Selatan Watu Ulo Jember. Padahal belum genap satu bulan ritual maut Padepokan Tunggal Jati Nusantara, telah menggegerkan warga.
Bahkan Ketua Pandepokan telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Kepolisian setempat.
Sempat viral vidio ritual yang kedua di media sosial dalam vidio terekam 18 orang berbaris yang sedang berendam di laut setinggi dada sambil mengangkat tangannya ke atas, Sabtu (26/2/2022) sekitar pukul 14.30 Wib.
Baca juga : Bupati Labusel Sambut Kunjungan Kerja Kapoldasu
Ritual tersebut diadakan oleh Trimurti yang di ketuai oleh Trisunu, Waga Desa Kampung Baru, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.
Demikian dikatakan AKP Ma’ruf menjelaskan kami mendapat informasi dari warga masarakat watu Ulo. Bahwa ada belasan orang sedang berendam berjejer mengadakan Ritual di Pinggir Pantai watu Ulo, ucapnya.
Begitu dapat informasi aparat Kepolisian dan Babinsa langsung mendatangi lokasi dan diminta untuk segera naik ke daratan sebab kita tidak ingin kejadian Tragedi kemarin terulang lagi.
Saat di tanya ada berapa angotanya, ia menjawab ada 18 orang yang terdiri dari 13 orang laki -laki dan 5 orang perempuan dan semuanya berangkat dari Nganjuk naik mobil ILF warna putih.
Baca juga : Tiga Rumah Kontrakan di Blok Songo Dilalap Sijago Merah
Dengan Nopol AG 7566 UV kemarin Jumat dan sekitar pukul 23.00 WIB sampai ke Watu Ulo pukul 11.18 Wib, pukul 12.30 WIB langsung melakukan ritual pertama mau melakukan ritual ke Dua keburu di bubarkan Oleh aparat setempat.
Kapolsek mengimbau pada masarakat setempat, agar segera melaporkan apabila ada hal hal yang bisa membahayakan masarakat. (KRO/RD/Ani)







