Warga Tiga Desa Salaon Adakan Musyawarah Membahas Kemajuan Desa

RADARINDO.co.id- Samosir: Masyarakat Desa Salaon Musyawarah untuk Kemajuan Desa Salaon, Kali ini Berkumpul di Desa Salaon Dolok Kecamatan Ronggur ni Huta Kabupaten Samosir, Kali ini di Hadiri Toko Masyarakat yang ada di Desa Salaon Masing masing Desa antara lain dari Desa Salaon Toba, datang tokoh masyarakat, tokoh adat dan pemuka agama.

Dari Desa Salaon Tonga-tonga hadir juga Tokoh Masyarakat desa salaon Tong2, musyawarah Tiga Desa ini di Sepakati di Desa Salaon Dolok dirumah salah satu toko masyarakat Amani Bintama Simbolon di Desa Salaon Dolok.

Baca juga : Direktur PTPN I Enggan Tanggapi Dugaan Kerugian Investasi TBM Miliaran Rupiah

Musyawarah Tiga Desa ini di Hadiri Masyarakat Desa Salaon Dolok, masyarakat yang hadirw desa Salaon Dolok hampir 80% warga ikut menghadiri musyawarah.

Musyawarah ini bertujuan membahas masalah ketertinggalan Desa Salaon yang Tiga Desa ke Depan, musyawarah di mulai Pukul 14.00 Wib dibuka dengan Doa oleh Salah satu tokoh adat Tumpal atau Sering di Panggil Amani Cahaya Simbolon yang Sangat di Horati di Desa Salaon Selaku tokoh Adat.

Musyawarah ini di hari juga dihadiri kaum ibu -ibu dari Desa Salaon Dolok dan muda mudinya yang ada di Desa Salaon dolok. Acara akan di lanjutkan satu minggu satu kali di Setiap Desa di Salaon.

Masyarakat Tiga Desa Salaon ini mulai sadar akan jemajuan Desa meraka kedepan yang dianggap Tiga Desa Salaon tertinggal dengan Desa yang lain di Kecamatan Ronggur ini Huta Kabupaten Samosir.

Tokoh masyarakat tiga Desa Salaon, yang dibahas dalam hal-hal, kemajuan Desa Tiga Salaon, terutama mssalah Jalan yang rusak dan berlubang lubag di sepanjang Jalan yang ada di Desa Salaon Tiga Desa, juga membahas masalah Pertanian yang Maoritas Masyarakat Tiga Desa Salaon mayoritas petani kopi.

Dalam musyawarah ini juga membahas perekonomian masyarakat masyarakat Desa Salaon sangat terpuruk karena tanaman kopi petani saat ini di Desa Salaon kurang beruntu Hampir lebih kurang lebih Empat tahun sangat memprihatinkan.

Baca juga : Anies Baswedan: Bola Salju Perubahan

Salah satu toko masyarakat menyampaikan dulu tahun 2008 sampai 2017 tanaman Kopi di Desa Salaon. Sangat bagus hasilnya banyak tapi sekarang sangat merosot. Tidak bisa lagi memenuhi Kebutuhan sehari, ucap salah satu Warga desa Salaon dolok.

Masyarakat Desa Salaon sangat mengeluh saat ini masalah ekonomi yang saat sangat terpuruk. Untung ada menderes getah Pinus kalau ngak ada itu kami masyarakat Desa Salaon entah kemana, ujarnya.

“Untuk bertahan hidup kami fspffuiò0 masuk Kelompok Tani Hutan (KTH) yang di Desa Salaon Dolok”, ujar masyarakat Desa Salao Dolok. (KRO/RD/P. Simbolon)