Ragam  

Abdul Ghani Resmi Jabat Director Plantation and Agriculture Danantara

RADARINDO.co.id – Jakarta : Mohammad Abdul Ghani secara resmi menjabat sebagai Director Plantation and Agriculture Danantara (PT Daya Anagata Nusantara).

Mohammad Abdul Ghani merupakan peraih Best CEO in Palm Oil Industry 2024 dalam ajang 3rd Sawit Indonesia Award 2024 yang digelar oleh Majalah Sawit Indonesia pada Desember 2024.

Baca juga: Goyang Saat Dilintasi, Warga Keluhkan Kondisi Jembatan Rumbai Inhil

Karirnya dirintis dari bawah di PTPN. Pengalaman dan kemampuannya yang luar biasa inilah yang membawanya sebagai Direktur Utama Holding PTPN III (Persero) pada Februari 2020.

Selama lima tahun lebih, Doktor Lulusan Universitas Sumatera Utara ini mampu meningkatkan performa Holding PTPN dari aspek kinerja keuangan dan transformasi organisasi.

Dibawah kepemimpinannya, PTPN Group terus menunjukkan kinerja positif dengan mengintegrasikan seluruh proses bisnis kelapa sawit, mulai dari hulu hingga hilir. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap pembangunan ekonomi nasional serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Hingga April 2025, PTPN Group berhasil mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp16,48 triliun, yang tak hanya melampaui target RKAP (102%) tetapi juga tumbuh 20,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Laba bersih perusahaan juga melonjak hingga Rp1,23 triliun, atau setara 301,4% dari RKAP dan naik 3.165% secara tahunan. Sementara EBITDA mencapai Rp4,09 triliun, lebih tiga kali lipat dari target perusahaan.

Total aset mencapai Rp146,6 triliun dan ekuitas sebesar Rp75,61 triliun. Yang patut diapresiasi adalah posisi saldo laba, yang dalam lima tahun terakhir membaik drastis, yakni dari minus Rp15,19 triliun pada 2020 menjadi hanya minus Rp1,5 triliun per April 2025.

Perusahaan juga mencatat arus kas operasi (NOCF) sebesar Rp1,86 triliun, didorong penerimaan dari pelanggan yang melampaui target. Sementara itu, pengeluaran untuk investasi masih terjaga dengan realisasi sekitar 24% dari RKAP.

Baca juga: Walikota Tanjungbalai Hadiri Pendistribusian Zakat

Sejak dimulainya restrukturisasi menyeluruh pada 2020, PTPN Group terus memperkuat melalui integrasi rantai pasok, digitalisasi proses bisnis, serta pembentukan subholding berdasarkan komoditas utama PalmCo, SugarCo, dan SupportingCo. (KRO/RD/Tim)