Ragam  

Prabowo Serahkan Smelter Senilai Ratusan Triliun ke PT Timah

RADARINDO.co.id – Jakarta : Presiden RI, Prabowo Subianto menyerahkan 6 fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) hasil sitaan kasus korupsi Tata Niaga Timah kepada PT Timah Tbk (TINS).

Dari smelter tersebut ditemukan adanya tumpukan mineral logam tanah jarang atau rare earth element serta ingot-ingot timah atau bongkahan logam.

Baca juga: Prabowo Masuk Daftar Pengurus DPN HKTI Periode 2025-2030

“Di tempat-tempat smelter itu kita lihat sudah ada tumpukan tanah jarang dan juga ingot-ingot timah (bongkahan logam),” terang Prabowo, di Bangka Belitung, Senin (06/10/2025) lalu.

Prabowo menjelaskan bahwa logam tanah jarang yang ditemukan belum terurai. Diprediksi, nilai dari logam tanah jarang itu sangat besar karena didalamnya mengandung monasit.

Dalam perkiraannya, 1 ton monasit nilainya mencapai ratusan ribu dolar hingga US$200 ribu. “Padahal total (yang) ditemukan puluhan ribu ton mendekati 40.000 ton,” tegas Prabowo.

Jika diestimasikan dengan asumsi US$1 adalah Rp16.543, dengan cadangan 4 ribu ton, maka nilai harta karun yang diberikan Prabowo ke Timah bisa mencapai Rp132,40 triliun.

Baca juga: Mendagri Soroti Pemborosan Anggaran Daerah

Dalam hal kunjungannya ke Bangka Belitung, Prabowo juga menyinggung bahwa negara telah mengalami kerugian hingga Rp300 triliun dari 6 perusahaan yang melakukan korupsi.

Kepala negara meminta kepada TNI-Polri, Kejaksaan Agung, dan Bea Cukai, untuk terus membasmi pertambangan ilegal. (KRO/RD/cnbc)