Antisipasi Peredaran Uang, Ini Gebrakan Kalapas Kelas IIB Padang Sidempuan

140 views

RADARINDO.co.id-Psp: Kalapas Kelas IIB Padang Sidempuan Kanwil Kemenkumham Sumut, Indra Kesuma, Amd IP, SH, MH, beserta jajarannya, terus melakukan suatu gebrakan inovasi. Kali ini, penggunaan koin sebagai alat transaksi yang sah di dalam Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan.

Baca juga : Ketua Umum SPBUN PTPN IV Ajak Seluruh Komponen Membangun Hubungan Yang Lebih Harmonis

“Tujuan penggunaan koin ini nantinya, dapat menggantikan uang tunai sebagai alat tukar yang dipergunakan oleh warga binaan guna mencegah beredarnya handphone, pungli, dan narkotika (Halinar),” ungkap Kalapas disela sosialisasi Bebas Peredaran Uang (BPU) ke warga binaan di Lapangan Multiguna Lapas Kelas IIB Padang Sidempuan, Sabtu (28/5/2022).

Kalapas menjelaskan, penggunaan koin sebagai pengganti uang itu, menindaklanjuti surat dari Direktur Jenderal (Dirjen) Permasyarakatan (Pas) No.E.PR.06.10-70, tentang BPU. Kemudian, kata Kalapas, sebagaimana diketahui bersama, bahwa salah satu faktor maraknya Halinar disebabkan karena sering kali terjadi penggunaan uang tunai di dalam Lapas.


“Oleh karenanya, dengan penggunaan koin, nantinya diharapkan dapat mencegah terjadinya Halinar yang kerap dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” harap Kalapas.

Sejalan dengan hal tersebut, Kalapas juga telah membentuk tim efektif yang nantinya akan bertugas untuk mengelola pengunaan koin untuk alat transaksi di Lapas. Masyarakat yang nantinya ingin memberikan sejumlah uang kepada warga binaan, maka uangnya akan ditukar petugas di loket penukaran.

“Untuk 1 koin itu bernilai Rp5 ribu dan jumlah uang yang dapat diberikan kepada warga binaan maksimalnya sebesar Rp200 ribu atau setara dengan 40 koin,” terang Indra.

Bahkan, program Kalapas tersebut juga sudah disetujui Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Erwedi Supriyatno. Terselenggaranya penggunaan koin itu, Kalapas berharap semua pihak di Lapas Kelas IIB Padang sidempuan, baik petugas ataupun warga binaan dapat bekerjasama dalam memberantas peredaran Halinar.

Bagi siapa saja yang melanggar peraturan itu atau mencoba melakukan peredaran uang maupun barang terlarang lainnya, Kalapas tidak akan segan menindak tegas, baik dengan sanksi berupa pemindahan narapidana ataupun pemberian hukuman disiplin kepada oknum petugas yang tidak bertanggungjawab.

“Bagi siapa saja yang ketahuan berbuat kriminal maka akan kami tindak tegas. Kami tidak akan segan-segan untuk melakukan pemindahan ataupun hukuman disiplin. Jadi tolong diharapkan semua pihak dapat berkontribusi menuju arah yang lebih baik,” tegasnya.

Baca juga : Begini Pesan Penting Direktur dan Komud PTPN IV Pada Ketua Umum SPBUN

Kalapas mengajak jajarannya dan warga binaan, agar terbebas dari segala bentuk Halinar demi menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan demikian, diharapkan nantinya segala kegiatan pembinaan yang ada dapat berjalan dengan efektif dan efesien. Kalapas menyebut, sosialisasi terkait BPU itu juga akan diberikan kepada masyarakat luar atau keluarga dari warga binaan. Agar nantinya mereka dapat memahami tujuan dari program penggunaan koin sebagai alat transaksi.

“Harapan kami juga tentunya, dengan hadirnya program ini diharapkan bisa mewujudkan masyarakat yang yang bersih guna pembangunan Kota Padang Sidempuan ke arah yang lebih baik,” pungkas Kalapas, pria yang murah senyum menutup. (KRO/RD/AMR)