Bupati Samosir Pimpin Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Pemindahan Makam dan Pembebasan Lahan

RADARINDO.co.id-Samosir: Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom Pimpin rapat pembahasan tindak lanjut pemindahan makam dan pembebasan lahan dilokasi paket penggantian jembatan Aek Tano Ponggol di Aula Kantor Bupati, (15/3).

Turut hadir Kepala Balai Besar pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatra Utara Kementerian PUPR RI Ir.Brawijaya SE,. M.Eng.I.E.,MSCE., Ph.D didampingi beberapa Kepala Bidang dan Staf.

Baca juga : Pemkab Batu Bara Sosialisasikan Penggunaan SEKABAR dan TTE

Kajari Samosir, mewakili Kapolres Samosir, Para Asisten,Staf Ahli Bupati, Para Pimpinan SKPD, Camat Pangururan dan Lurah Siongung-ogung.

Beberapa topik dalam rapat pembahasan tersebut antara lain:

1. akan dilakukan vidcon dengan pihak keluarga yang berada diluar kabupaten Samosir untuk mendapatkan kesempatan bersama terkait pemindahan makam yang terdampak dari pembebasan lahan.

2 . akan di lakukan rapat teknis dan pembentukan tim teknis untuk percepatan pembebasan lahan sehingga pembiayaan ganti rugi dapat segera tercapai.

Bupati Samosir dalam stressing rapat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keseriusan serta perhatian BBPJN Sumut di Kabupaten Samosir, mengingat Kabupaten Samosir sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Bupati berharap pembangunan jembatan Tano Ponggol dapat terselesaikan dengan cepat, dalam hal ini diharapkan Kepala Tim Pembebasan Lahan dapat melakukan percepatan pembebasan lahan dengan pendekatan dan pemahaman Kepada masyarakat yang terdampak.

Baca juga : Wabup Samosir Sampaikan Nota Ranperda

Manfaatkan momen dan perpanjangan waktu yang sudah diberikan untuk percepatan pemindahan makam yang terdampak.

“Kerjakanlah mana yang bisa dikerjakan terlebih dahulu, yang terlalu banyak rapat akan tetapi lupa untuk mengerjakan,” ucap Bupati.

Sementara itu, Kepala BBPJN menyampaikan perlu aksi dilapangan untuk dapat mengetahui kendala dan permasalahan yang terjadi sehingga semua permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat dan baik.

“Apabila ada undangan adat dalam pemindahan makam saya akan hadir dalam pelaksanaan adat tersebut, hal ini sebagai bentuk keseriusan kita dalam elaksanaan pembangunan jembatan Tano Ponggol”, ucapnya.(KRO/RD/P.Simbolon)