Ragam  

Minta Warganya Kirim Foto Bugil, Oknum Kades Didemo

RADARINDO.co.id – Lombok Tengah : Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Penjaga Kehormatan Perempuan dan Marwah Desa Ungga, menggelar aksi demo.

Aksi tersebut guna bentuk protes atas tindakan oknum Kepala Desa (Kades) Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, berinisial SHS, diduga melecehkan seorang perempuan yang merupakan warganya dengan meminta korban mengirim foto bugil via WhatsApp (WA).

Baca juga : Viral, Pengemis Ini Ngaku Hasilkan Ratusan Ribu Rupiah/Hari

Koordinator aksi, Apriadi Abdi Negara mengungkapkan bahwa korban berinisial L (19) istri dari K (49) warga Desa Ungga. Diketahui, korban L saat ini tengah berada di luar negeri menjadi TKW di Arab Saudi.

“Kades sempat chatting dengan korban yang berada di luar negeri. Kemudian Kades meminta korban berfoto telanjang,” kata Abdi saat diminta keterangannya, dilansir dari okezone, Kamis (09/2/2023).

Dikatakan Abdi, aksi yang dilakukan ratusan warga Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah itu sebagai bentuk protes atas tindakan oknum Kades SHS dan meminta segera mundur dari jabatannya.

“Aksi demonstrasi terkait dengan adanya percakapan asusila atau pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh kepala desa. Ini menimbulkan gejolak ditengah masyarakat Desa Ungga,” ucapnya.

Abdi juga mengatakan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh SHS kepada warganya tersebut merupakan kelakuan yang tidak bermoral serta tidak berakhlak. Ia juga menilai apa yang telah diperbuat oleh SHS telah membuat nama baik Desa Ungga tercoreng.

Menurut Abdi, L menikah dini pada tahun 2019 lalu. Namun lanjutnya, pernikahan L sempat dicegah oleh SHS. Saat itu, L ditampung di rumah SHS dengan alasan akan mendampingi korban melapor ke Polisi.

Baca juga : Kejaksaan Periksa Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Garam Industri

“Saat berada di rumahnya kepala desa itu, L diduga sempat mendapatkan perilaku yang tidak senonoh juga dari Kades SHS. Jadi ada hal-hal negatif yang ingin dilakukan oleh kepala desa,” ucap Abdi.

Tidak lama setelah kejadian itu, L menikah dengan K suaminya saat ini. Bahkan, saat itu juga sempat dicekal oleh SHS. Hanya saja, saat itu SHS sempat diancam oleh L untuk membongkar akal busuknya kepada publik jika tidak diizinkan menikah. Akhirnya, SHS mengizinkan L menikah setelah satu bulan tidak diberikan izin, terangnya.

Saat ini, L sedang menjadi TKW di Arab Saudi. Sebelum diminta berfoto bugil, L sempat meminta bantuan Kades untuk dipulangkan. “Tetapi SHS malah meminta korban foto bugil. Korban juga disuruh untuk mengirim foto telanjang untuk memperlihatkan bagian tubuhnya,” tukas Abdi. (KRO/RD/OKZ)