RADARINDO.co.id – Aceh : Sakhalin Energy, salah satu perusahaan migas raksasa di Rusia, mengaku berminat menanamkan modal di Aceh. Ketertarikan itu muncul dalam pertemuan manajemen Sakhalin Energy dengan Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar di Vladivostok, Rusia.
“Pihak Sakhalin Energy menyampaikan ketertarikan untuk menanamkan modal di Aceh sebagai bagian dari ekspansi mereka ke Asia Tenggara,” kata Malik Mahmud, Senin (08/9/2025) lalu.
Baca juga: Harga Udang Vanname di Aceh Anjlok, Masady Manggeng Tawarkan Solusi
Malik Mahmud menjelaskan, Sakhalin Energy bukan pemain kecil di dunia energi. Perusahaan ini dikendalikan Gazprom, konglomerasi migas milik negara Rusia, dan mengelola proyek strategis Sakhalin-2.
“Proyek itu menjadi salah satu penghasil utama minyak dan gas alam cair (LNG) Rusia, dengan pasar utama Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok,” sebutnya.
Dalam forum Eastern Economic Forum (EEF), Malik Mahmud juga memaparkan profil investasi Aceh. Ia menekankan potensi sumber daya alam, posisi geografis Aceh di jalur pelayaran internasional, hingga stabilitas politik dan keamanan setelah dua dekade perdamaian.
Baca juga: Peringati HUT ke-80 TNI AL, Lanal TBA Ziarah ke TMP
Menurut Malik Mahmud, diskusi dengan Sakhalin Energy tidak hanya menyentuh potensi eksplorasi migas di Aceh, tetapi juga skema kerjasama joint venture. Bahkan, sempat dibicarakan peluang Aceh sebagai hub transportasi energi, termasuk pengangkutan gas dari Sakhalin menuju negara-negara Asia. (KRO/RD/Ajn)







