RADARINDO.co.id – Jakarta : Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani, dalam Focus Group Discution (FGD) bersama Komisi IV DPR RI, mengatakan akan terus mengakselerasikan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), sebagai salah satu strategis PTPN Group mendukung Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan Pemerintah, Rabu (5/4/2023).
Baca Juga : Ketua PITI Sumut: Mari Kita Sebarluaskan Islam Itu Indah & Damai
“Program PSR merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan kelapa sawit nasional,” ujar mantan Dirut PTPN II.
PTPN Group, ujarnya lagi, kedepan akan terus memperluas lahan sawit yang akan berdampak pada peningkatkan produksi CPO.
“Termasuk misalnya terkait dengan kemitraan yang terjalin antara para petani, koperasi, dan perusahaan. Itu harus benar-benar kita perbaiki untuk program PSR yang berkelanjutan,” papar Abdul Ghani.
Dengan diproyeksikannya PalmCo menjadi perusahaan sawit terbesar di dunia, maka kita optimis dapat mewujudkan ketahanan pangan dan energi, sebagaimana dengan rencana strategis pemerintah dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), ungkapnya lagi.
Holding Perkebunan Nusantara dalam mendukung PSN adalah terkait hilirisasi sektor pangan, guna mencapai target swasembada gula konsumsi di 2028 dan gula industri pada 2030 mendatang.
Selain inisiatif-inisiatif tersebut, Abdul Ghani juga mengatakan, bahwa PTPN Group terus melakukan pengembangan agrowisata yang mengedepankan dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan, sesuai dengan prinsip-prinsip ESG Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola Perusahaan).
Beberapa prinsip yang secara konsisten dijalankan, antara lain seperti memiliki sistem manajemen lingkungan ISO 14001, mengidentifikasi area konservasi dan membuat rencana penjagaan keanekaragaman hayati.
Hiingga membuat peta dan rencana implementasi manajemen sampah dan limbah yang memaksimalkan circularity, seperti yang telah diimplementasikan di Nimo Highland Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.
Baca Juga : Diduga Aniaya Wanita, Wakil Ketua DPRD Dipecat
Penerapan prinsip-prinsip ESG tersebut, diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek, mulai dari keberlangsungan lingkungan wisatawan, hingga menjadi daya tarik buat investor. Semoga. (KRO/RD/T2)







