Suami Pergoki Istri di Kamar Mandi Bersama Pria Lain Berujung Tragis

68

RADARINDO.co.id-Sidikalang: Pengen mincicipi rasa milik orang lain bisa berujung fatal. Apalagi sampai sang suami pergoki istr di kamar mandi bersama pria lain, bikin hancur perasaanya. Hal inilah yang terjadi di Kabupaten Dairi.

Karena ladang setumpuk milik istrinya yang selama ini dijaga malah digarap tetangga secara diam -diam. Kontan saja sang suami mengambil sebilah parang yang biasa digunakan untuk menderes tuak dan langsung menyerang istri dan pria selingkuhanya.

Baca juga : Pembagian Hasil Akhir Naik Kelas SMPN1 Gunung Meriah Tampak Meriah

Akibat sandiwara cinta nyawa pun bisa binasa setidaknya badan bisa sekarat taruhan. Makanya jangan salahkan cinta ketika harus memiliki. Cinta sungguh luas penjabaranya. Karena cinta tak mengenal batas usia hakekatnya bukan cantik membuat cinta tapi cinta yang bikin cantik.

Mengutip istilah pujangga kuno mengatakan, tatkala cinta mulai bersemi sifat dan wajahnya terlihat anggun dan mempesona bagai bunga Dahlia. Tapi ketika cinta yang sudah tumbuh subur malah bagaikan bunga dihisap kumbang lain.

Hal inilah yang terjadi seorang suami sebut saja Jamuntul (bukan nama sebenarnya), warga Dusun Namentrep Desa Bakal Julu Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Ia membacok istri dan tetangganya, karena diduga bercumbu di kamar mandi, tanpa sehelai benang, akibatnya istrinya bernama Yanti (bukan nama sebenarnya) dan pria selingkuhanya bernama ZAC (bukan nama sebenarnya) berlumuran darah, Rabu (21/6).

Kapolres, AKBP Wahyudi Rahman melalui Kasat Reskrim, AKP Rismanto Purba, angkat bicara Oknum Kadus menelepon Kades usai membacok istri dan tetangga di kamar mandi, kata Rismanto, Kamis (22/07/2023).

Penganiayaan bermula karena pelaku tidak menemukan istri di rumah sementara pintu terbuka. Dia kemudian beranjak kearah belakang kediaman ZAC. Namun hal yang mengejutkan perasaan sang Istri dan pria tetangga pria berinisial ZAC (26) berdua di kamar mandi rumah ZAC dengan posisi pintu dalam keadaan tertutup.

Kemudian sang suami mendobrak pintu dan melihat keduanya dalam posisi berdiri merapikan pakaian. Suami mengamuk hingga membacok pria itu dan istrinya dengan menggunakan parang yang sehari-hari dipakai menderes tuak.

Baca juga : Camat Perhentian Raja Kampar Sukseskan Resepsi Pernikahan Warganya

“Rumah keduanya bertetangga atau satu dinding. Pada perjalanan ke luar kota sebelumnya, suami melihat istrinya sibuk melakukan percakapan pakai android di dalam mobil,” ujar Kasat.

Sang suami sempat membaca pesan dari ZAC, bertuliskan, ‘ngak rindu kau samaku” ia curiga, istrinya punya hubungan dengan tetangga. Atas peristiwa itu, pelaku dikenai status tahanan. Parang penderes tuak akhirnya mengakhiri sandiwara cinta.

Warga setempat menyesalkan terjadinya sandiwara cinta terlarang. Entah siapa yang memulai hingga berkobar api asmara yang berujung tragis. Untuk tidak ditiru. Semoga… (KRO/RD/ANS)