Telat Bayar Pajak Tak Akan Langsung Dipidana

114

RADARINDO.co.id – Jakarta : Wajib pajak yang terlambat melakukan pembayaran pajak, tidak perlu kuatir dengan sanksi pidana.

Kasi Pemeriksaan Buper II Ditjen Pajak (DJP), Primadona Harahap, menjelaskan bahwa pelanggaran pemenuhan kewajiban perpajakan oleh wajib pajak (WP), tidak akan dikenakan sanksi pidana. Namun, terdapat hukum dalam bentuk lain yang dikenakan kepada wajib pajak.

Baca juga : Gara-gara Catcalling, Driver Ojol Dikeroyok Sekelompok Remaja

“Jika ada wajib pajak yang telat membayar pajak, tidak akan langsung kita tangani secara pidana. Tidak langsung dilakukan pemeriksaan bukti permulaan (bukper),” terang Primadona beberapa waktu lalu, dilansir dari dtc.

Baca juga : DKPP RI Pecat Dua Anggota Bawaslu Nisel

Dijelaskan lebihlanjut, secara umm terdapat dua bentuk penegakan hukum yang dilakukan oleh DJP, yakni administrasi dan pidana. Dalam hal pelanggaran yang dilakukan lanjutnya, keterlambatan pembayaran pajak akan dikenakan sanksi administrasi terlebih dahulu.

Namun demikian, Primadona menegaskan bahwa kemungkinan pelanggaran pemenuhan kewajiban perpajakan tersebut nantinya akan dikenakan pidana pajak. Tindak pidana pajak dapat dikenakan jika pelanggaran dilakukan secara sengaja atau berulang-ulang. (KRO/RD/DTC)