RADARINDO.co.id – Belawan : Sebanyak sekitar 64 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Jalan Alfalah I Lingkungan 37 Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan saat ini merasa sangat bersyukur dengan dibangunnya satu unit sumur bor di lingkungan mereka.
Baca Juga : Edward Hutabarat: Kelangkaan Minyak Goreng, Warga Jangan Panik
“Kami ya sangat beryukur kali lah ada sumur bor ini pak. Sebelumnya kami kesulitan mendapatkan air bersih, tapi sekarang setelah ada sumur bor ini ya kami mudah dapat air”, ujar Firdaus (52) warga sekitar, Selasa (22/02/2022) siang.
Sumur bor berukuran sekitar 5×6 meter dengan ketinggian sekitar 7 meter yang dibangun oleh pihak Kementerian PUPR c/q Dinas Tarukim Sumut pada Tahun Anggaran 2021 itu dibangun dengan menggunakan dana dari APBN.
Firdaus didampingi seorang ibu warga lainnya kemudian mengatakan bahwa sebelum ada sumur bor tersebut mereka beli air dari warga yang membangun sumur bor dengan biaya sendiri.
“Sebelumnya kami beli air di sumur bor milik tetangga. Tapi kami dijatah airnya. Udah gitu antri berjam jam. Kalau sekarang kami tidak perlu antri karena kran airnya langsung ada di rumah kami masing masing”, ujar Firdaus penuh haru.
Sementara itu di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD kota Medan HT Bahrumsyah, SH MH mengatakan program pembangunan sanitasi air bersih di Kecamatan Medan Belawan menjadi salah satu prioritas.
“Kita perjuangkan agar pembangunan sumur bor mengarah ke Medan Utara. Karena di wilayah ini masih banyak daerah kumuh yang perlu perhatian lebih”, ujar Anggota Dewan dari Dapil II tersebut kepada RADARINDO.co.id Rabu (23/02/2022) siang.
Ketika disinggung soal lahan untuk tapak pembangunan sumur bor di Lingkungan 37 Kelurahan Belawan II adalah merupakan bantuan darinya, Bahrum mengatakan.
Baca Juga : DPRD Medan Soroti Kinerja PLN Terkait Pajak PJU dan Perawatan Tiang Listrik
“Pembangunan sumur bor itu kan wajib di atas lahan pemerintah. Sementara di daerah itu tidak ada lagi lahan kosong, maka saya hibahkan lahan saya untuk pembangunan sumur bor itu”, ujar Bahrum.
Sementara itu Lurah Belawan II, Yose Fery ketika dikonfirmasi Rabu sore tidak berada di tempat, “Pak Lurah lagi kegiatan MTQ pak”,ujar seorang staf kelurahan.
(KRO/RD/Ganden)







