RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersama Ketua DPRD Tanjungbalai, Tengku Eswin serta Kapolres Tanjungbalai, AKBP Welman Feri, menemui massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Tanjungbalai, yang menggelar aksi damai didepan gedung DPRD Tanjungbalai, Kamis (04/9/2025).
Baca juga: Diduga Diracun OTK, Kondisi Pohon Sawit PTPN IV Kebun Bah Jambi Memprihatinkan
Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Tanjungbalai berjalan kaki dari Masjid Raya Sultan Admadsyah menuju Mapolres Tanjungbalai dan berlanjut ke gedung DPRD Tanjungbalai.
Dalam orasinya, massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Tanjungbalai menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya membatalkan seluruh tunjangan anggota DPR, karena dinilai menambah beban keuangan negara yang tidak sebanding dengan manfaat yang diberikan kepada rakyat.
Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh anggota DPRD, mengusut tuntas tragedi kematian pengemudi ojek online (ojol), mencopot anggota DPRD yang terbukti bersikap amoral serta tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.
Selain itu, menuntut transparansi anggaran, mengalihkan anggaran tunjangan DPRD, mendorong para wakil rakyat untuk lebih mengutamakan kepentingan masyarakat daripada pribadi.
Kemudian, mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, menegakkan hak asasi manusia (HAM) secara konsisten, serta menuntut pencopotan Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara atas dugaan pembiaran kekerasan terhadap warga sipil.
Menanggapi hal itu, Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, sangat berharap semua masyarakat, khususnya di Kota Tanjungbalai, sama-sama menjaga kenyamanan dan keamanan.
“Kami berharap Kota Tanjungbalai dijaga bersama, jangan ada pihak-pihak yang menunggangi. Kami bersama Kapolres Tanjungbalai akan mendampingi adik-adik mahasiswa ke kantor DPRD Kota Tanjungbalai,” katanya.
Baca juga: Keuangan Devisit, Dinas PUPR Karimun “Nekat” Bantu Instansi Vertikal
Walikota sangat mengapresiasi serta mengucapkan terimakasih kepada massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Tanjungbalai, yang telah menggelar aksi damai, sehingga berjalan aman.
Sementara, Ketua DPRD Tanjungbalai, Tengku Eswin, dihadapan massa aksi menyatakan setuju atas pembatalan seluruh tunjangan anggota DPR karena menambah beban negara. (KRO/RD/HAM)







