Ragam  

Niat Perbesar Payudara, Wanita Ini Malah Nyaris Buta

RADARINDO.co.id : Bagi kebanyakan kaum hawa, memiliki payudara ideal adalah hal yang sangat didambakan. Namun apa jadinya, jika keinginan tersebut malah bisa mencelekai diri sendiri. Seperti yang dialami seorang wanita di Inggris.

Wanita bernama Danielle Sheehan tersebut nyaris buta setelah menjalani operasi implan payudara berukuran DD. Ia merasa seperti ‘mati perlahan’ akibat prosedur tersebut.

Baca juga : Resmi, Polisi Tetapkan Panji Gumilang Tersangka Penistaan Agama

Melansir detik, awalnya Danielle Sheehan mendapatkan implan payudara saat usianya 19 tahun. Ia melakukannya setelah memenangkan kontes makeover kecantikan senilai 6.000 dollar atau sekitar Rp90 juta di tahun 2010.

Wanita yang saat ini berusia 32 tahun itu berpikir karirnya sebagai model akan semakin cemerlang jika memiliki ukuran payudara lebih besar. Saat itu, payudaranya hanya berukuran cup C.

Pasca menjalani implan, Sheehan mulai merasakan hal yang aneh pada tubuhnya. Ia mengalami eksim di tubuhnya. Dokter mengatakan bahwa kondisi yang dialaminya itu adalah efek dari stres. Tetapi, kondisi kulitnya saat itu tidak pernah mereda.

Setelah 13 tahun pasca implan payudara, Sheehan mengalami kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan. Rambutnya mulai menipis hingga kehilangan penglihatannya setelah melahirkan bayinya.

“Setelah saya memiliki putra, selama setahun terakhir, saya mengalami eksim terus-menerus, weeping eczema (kulit mengeluarkan cairan bening atau berwarna seperti jerami) dan mata kering. Saya berakhir di (ruang gawat darurat) karena saya tidak dapat melihat,” jelasnya.

Sheehan percaya kondisinya ini disebabkan implan payudara yang digunakannya. Ia memutuskan untuk menjual mobilnya dan melakukan operasi untuk mengeluarkan implan tersebut. “Saat implan keluar, saya merasa jauh lebih baik,” katanya.

Baca juga : Buntut Korupsi Lahan Tebu, KPK Cegah 5 Orang ke Luar Negeri

Sheehan yakin ia mengalami yang namanya Breast Implant Illness (BII). Berdasarkan Cleveland Clinic, itu merupakan kondisi yang dialami setelah menjalani implan payudara. Gejala penyakit ini bisa bervariasi pada setiap orang.

Pasca kejadian itu, Sheehan mengatakan dia sedang dalam misi untuk meningkatkan kesadaran tentang BII. Sehingga wanita lain tidak harus mengalami masalah kesehatan yang mengerikan seperti yang dialaminya. (KRO/RD/DTK)