Hadiri Acara Nikahan, Puluhan Orang Keracunan Makanan

6

RADARINDO.co.id – Jabar : Sekitar 50-an orang mengalami keracunan makanan saat menghadiri acara pernikahan di Kampung Cukang Galeuh, Cibodas, Cijati, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (19/4/2024) lalu. Dikabarkan, satu orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Baca juga : Pj Walikota Berangkatkan Putra Putri Kebudayaan Padangsidimpuan

Puluhan orang tersebut mengalami keracunan massal setelah menyantap hidangan pada acara pernikahan seorang warga.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cianjur, Frida Laila Yahya mengatakan, satu orang warga meninggal diduga karena terlambat mendapat penanganan tenaga medis, sedangkan puluhan lainnya mendapat perawatan dari puskesmas.

“Kami mendapat laporan terkait keracunan massal sudah terjadi sejak, Sabtu (20/4) setelah warga menyantap hidangan di acara pernikahan, namun pada Minggu (21/4) pagi jumlahnya terus bertambah,” katanya seperti dikutip dari cnnindonesia, Senin (22/4/2024).

Sekitar 35 orang yang mengalami keracunan ringan menjalani perawatan di rumahnya masing-masing di bawah pengawasan tenaga kesehatan dari puskesmas, sedangkan 16 orang lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Cijati.

Sebagian besar mengeluhkan pusing, mual dan muntah-muntah selang beberapa jam setelah menyantap hidangan prasmanan di pesta pernikahan seorang warga, beberapa orang diantaranya sempat berobat ke bidan setempat.

Baca juga : Irsan Efendi Nasution Ambil Formulir Pendaftaran Balon Walikota Psp

“Minggu pagi jumlah warga yang mengalami keracunan terus bertambah, sehingga kami mengirim petugas ke lokasi untuk mengambil sampel makanan atau muntah warga guna memastikan penyebab keracunan massal itu,” katanya.

Saat itu lanjutnya, petugas yang dikirim ke lokasi akan membawa sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal yang menyebabkan puluhan warga keracunan dan satu orang meninggal dunia.

“Untuk warga yang meninggal karena belum sempat dibawa ke tenaga kesehatan atau ke puskesmas, sehingga pihak keluarga tidak menduga kalau korban meninggal karena keracunan,” katanya.

Terkait 53 orang warga yang mengalami keracunan di Kecamatan Cikadu, Kamis (19/4) ungkap dia, saat ini sudah kembali pulih meski 5 orang sempat menjalani perawatan intensif di puskesmas, sedangkan penyebab keracunan masih menunggu hasil laboratorium.

“Kalau melihat dari gejala yang menimpa puluhan warga, keracunan massal akibat menyantap hidangan pada acara pernikahan seorang warga, namun untuk pastinya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” katanya. (KRO/RD/CNN)