RADARINDO.co.id : Bagi masyarakat Indonesia, tentunya tak asing dengan pohon gaharu. Dimana diketahui, pohon gaharu memiliki harga cukup fantastis, sehingga banyak orang yang “memburunya”.
Pohon gaharu merupakan tumbuhan tropis yang dikenal memiliki banyak manfaat, terutama pada bagian getah membeku dari batang atau biasa disebut gubal. Kayu gaharu berasal dari tumbuhan genus aquilaria malaccensis yang memiliki warna kecoklatan atau hitam pekat.
Baca juga: Kisah Malin Kundang, Cerita Rakyat Sumbar
Salah satu ciri utama kayu gaharu adalah aromanya yang khas, sehingga kayu gaharu juga kerap digunakan untuk bahan pembuatan parfum. Beragam manfaat yang terkandung di dalam kayu gaharu membuat tumbuhan ini menjadi salah satu produk ekspor bernilai tinggi yang dikirim ke berbagai negara di belahan dunia.
Salah satu fakta unik yang membuat kayu gaharu memiliki permintaan tinggi di pasar adalah karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuatan obat-obatan medis maupun tradisional.
Bahan yang terkandung di dalam kayu gaharu dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hal ini membuat kayu gaharu sering diekspor untuk dijadikan obat-obatan.
Kayu gaharu memiliki aroma yang harum dan khas, sehingga jenis kayu ini sering dijadikan bahan parfum atau lilin aromaterapi. Aroma harum yang khas pada resin kayu gaharu berasal dari mikroba khusus, yaitu fusarium sp.
Dalam ajaran Islam, kayu gaharu dipercaya sebagai jenis kayu yang berasal dari surga. Hal ini terdapat dalam sabda Rasulullah dari hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari.
Maka, tidak mengherankan jika kayu gaharu memiliki banyak manfaat serta memiliki aroma harum yang khas. Fakta inilah yang membuat kayu gaharu kerap dicari oleh banyak orang.
Banyaknya manfaat yang terdapat di dalam kayu gaharu membuat jenis kayu ini sangat mahal di pasaran. Bahkan, kayu gaharu juga disebut sebagai salah satu kayu dengan harga termahal. Harga kayu gaharu per kilonya bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Salah satu alasan mengapa kayu gaharu banyak dicari dan memiliki harga yang mahal adalah karena seluruh bagian pohon gaharu ini dapat dimanfaatkan.
Bagian daunnya dapat dijadikan bahan pelengkap untuk teh herbal yang berkhasiat untuk tubuh. Selain itu, bagian batangnya juga dapat diolah untuk dijadikan sebagai minyak yang memiliki nilai jual tinggi.
Aroma khas yang dimiliki oleh kayu gaharu membuat pohon ini kerap digunakan oleh masyarakat Timur Tengah, seperti Saudi Arabia, Yaman, Mesir, Oman, dan negara lainnya sebagai bahan untuk pengharum tubuh atau ruangan.
Baca juga: Sampuraga, Cerita Anak Durhaka dari Mandailing Natal
Selain itu, kayu gaharu juga sering digunakan sebagai bahan pembuatan lilin aromaterapi karena dinilai memiliki efek yang menenangkan dan mampu menghilangkan stres.
Selain digunakan sebagai bahan pembuatan parfum, kayu gaharu juga bermanfaat sebagai obat. Beberapa bagian pohon gaharu, seperti daun, akar, kulit, dan buahnya kerap digunakan sebagai campuran ramuan obat tradisional atau jamu.
Kayu gaharu juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti kencing manis, darah tinggi, rematik, asma, gangguan ginjal, dan masih banyak lagi. (KRO/RD/Dtk)






