Ragam  

Ini Manfaat Daun Kratom

RADARINDO.co.id : Daun kratom secara tradisional digunakan sebagai tanaman obat di Kalimantan dan daratan Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Manfaat daun kratom yang merupakan tanaman sejenis kopi ini sangat populer di Amerika Serikat karena dipercaya dapat membantu mengurangi rasa sakit, membuat rileks dan membantu pecandu opium untuk berhenti.

Baca juga : Subholding Palm dan Supporting Segera Terbentuk

Daun kratom (Mitragyna speciosa Korth) mengandung senyawa-senyawa aktif yang dapat memengaruhi tubuh, terutama alkaloid mitragynine dan 7-hydroxymitragynine.

Kendati ada klaim tentang manfaat kesehatan dan kebugaran yang terkait dengan penggunaan daun kratom, namun penting untuk memahami manfaat dan risiko yang terkait dengan tanaman ini.

Ini menunjukkan potensi penggunaan mitragynine dan senyawa terkait sebagai alternatif pengobatan nyeri yang kurang berisiko kecanduan dibandingkan opiat tradisional. Hasil penelitian juga mengungkap variasi besar dalam komposisi alkaloid dalam produk kratom yang serupa secara genetik, sehingga individu yang menggunakan kratom mungkin dapat mengalami efek yang sangat berbeda, tergantung pada produk yang mereka gunakan.

Oleh karena itu, masuk akal untuk memperkirakan, individu yang mengonsumsi teh kratom sendiri untuk mengobati rasa sakit, kecanduan, atau depresi mungkin mendapatkan hasil yang sangat berbeda tergantung pada profil alkaloid produk yang mereka gunakan. Perbedaan aktivitas tersebut akan sulit diprediksi oleh konsumen, mengingat variabilitas kandungan alkaloid sama sekali tidak tercermin dalam label produk.

Selain itu, peneliti juga memiliki kekhawatiran tentang potensi interaksi obat saat kratom dikonsumsi bersamaan dengan obat lain yang diproses oleh enzim sitokrom P450. Oleh karena itu, penelitian klinis lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas penggunaan, serta manfaat daun kratom.

Baca juga : Cegah Gangguan Kamtibmas, Kapolres Padang Sidempuan Bersama KPU dan Bawaslu Gelar Diskusi

Penting juga untuk mempertimbangkan perbedaan dalam aktivitas antara ekstrak M. speciosa dan senyawa tunggal serta variasi dalam komposisi alkaloid antara produk daun kratom yang berbeda. Efek samping penggunaan daun kratom Di balik berbagai manfaat yang ditawarkan oleh daun kratom, terdapat potensi risiko bagi kesehatan dan munculnya efek samping jika penggunaannya tidak tepat.

Menurut laporan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), terdapat 263 keluhan terkait efek samping negatif dari penggunaan kratom. Efek samping tersebut termasuk gelisah, halusinasi, insomnia, sembelit, gangguan hati, penurunan nafsu makan, penurunan berat badan drastis, hiperpigmentasi, dan bahkan kasus kematian.

CDC juga mencatat, sebanyak 91 kematian di Amerika Serikat dari Juli 2016 hingga Desember 2017 terkait dengan overdosis teh kratom. Kratom adalah satu-satunya zat yang terdeteksi dalam uji toksikologi, meskipun CDC tidak dapat sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan adanya zat lain yang berperan. Menurut Drug Enforcement Administration (DEA), penggunaan daun kratom dapat mengakibatkan adiksi atau ketergantungan. Efek samping daun kratom yang muncul pada manusia relatif bervariasi, tergantung pada dosis yang dikonsumsi. (KRO/RD/KOM)