Ini Mitos Kutu Rambut yang Masih Dipercaya

80

RADARINDO.co.id : Kutu rambut merupakan serangga penghisap darah yang bersarang di kepala/rambut. Selain menghisap darah, mereka juga berkembang biak di kepala seseorang yang dijadikan sarang.

Bagi orang berambut pendek atau sangat menjaga kebersihan kebanyakan merasa aman, karena menganggap kemungkinan tertular sangat kecil. Melansir liputan6.com, berikut beberapa mitos kutu rambut yang masih dipercaya hingga kini.

Baca juga : Petan, Tradisi Lawas yang Masih Dilakukan Hingga Kini

Hanya ada pada rambut yang kotor

Kebersihan rambut ternyata tidak ada hubungannya dengan kemungkinan seseorang terinfeksi kutu rambut atau tidak. Menurut Klinik Kutu Rambut Amerika, semua jenis rambut bisa saja dijadikan sarang untuk berkembang biak bagi serangga kecil tersebut.

Melompat dari orang satu ke lainnya

Perlu diketahui, kutu tidak dapat melompat atau terbang dari rambut seseorang ke orang lainnya. Menurut Verywell Health, seseorang hanya dapat tertular kutu rambut apabila menggunakan alat-alat rambut yang digunakan oleh si penderita, seperti sisir dan topi.

Dapat dihilangkan dengan sampo

Kutu dewasa melekat kuat pada folikel rambut, sementara telur kutu sangat lengket dan melekat pada rambut sehingga susah untuk disingkirkan. Kabar buruknya lagi, kutu-kutu tersebut juga tidak peduli dengan jenis sampo yang digunakan.

Baca juga : Ini Rahasia Wanita Agar Lebih Cepat Orgasme

Rambut panjang sering terjangkit kutu

Semua rambut, baik itu panjang maupun pendek, dapat terjangkiti kutu. Menurut Departemen Kesehatan Dakota Utara, fokus kutu adalah menghisap darah kulit kepala, tidak akan peduli seberapa banyak atau panjang rambut seseorang. (KRO/RD/LP6)