Ragam  

Kosek I Gelar Latihan Hanud Cakra C-25, Paksa Pesawat Asing Mendarat

RADARINDO.co.id – Medan : Guna meningkatkan kesiapsiagaan satuan pertahanan udara, Komando Sektor I (Kosek I) menggelar latihan Hanud Cakra C-25 Tahun Anggaran 2025 di Pangkalan TNI AU Soewondo, Medan, Selasa (01/7/2025) lalu.

Baca juga: Rumah Topan Ginting Digeledah KPK, Gubsu Berpeluang Dipanggil

Latihan tersebut mensimulasikan skenario pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing yang tidak memiliki izin melintas di ruang udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Simulasi bermula dari deteksi Satuan Radar 231 Lhokseumawe dan Satrad 233 Sabang yang menangkap pergerakan pesawat asing mendekati wilayah udara nasional.

Setelah dilakukan verifikasi, diketahui bahwa pesawat tersebut tidak memiliki izin melintas. Petugas dari Posek Kosek I segera melakukan komunikasi peringatan kepada pesawat asing tersebut, namun tidak memperoleh tanggapan.

Menanggapi hal tersebut, Komandan Kosek I, Marsma TNI Imam Subekti, S.T., M.IR., memerintahkan unsur pesawat tempur F-16 yang berada dibawah kendali operasi (BKO) Kosek I dan tengah melaksanakan Skadron Movement (Skadron Mov) di Lanud Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, untuk melakukan penyergapan (intercept).

Meski upaya komunikasi telah dilakukan oleh unsur udara secara persuasif, pesawat asing tetap tidak memberikan respon. Atas dasar itu, dilakukan tindakan pemaksaan mendarat (force down) ke Pangkalan TNI AU Soewondo, Medan.

Setelah berhasil mendarat, penanganan terhadap pesawat asing tanpa izin dilakukan sesuai prosedur tetap melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait, yang terdiri dari unsur CIQ (Bea Cukai, imigrasi, Badan Karantina Indonesia), Kemenkes, serta unsur keamanan bandara lainnya.

“Hal tersebut guna memastikan prosedur pengamanan dan penanganan berjalan sesuai dengan mekanisme penegakan hukum yang telah disepakati bersama,” ucap Komandan Kosek I Marsma TNI Imam Subekti, S.T., M. IR, dalam keterangannya yang diterima, Kamis (03/7/2025).

Baca juga: Kejagung Sita Uang Rp1,3 Triliun dari Musim Mas dan Permata Hijau

Ditegaskannya bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari skenario latihan Hanud Cakra C-25 dan Operasi Penegakan Hukum dan Pengamanan Wilayah Udara (Ops Gakkumpamwilud).

“Latihan ini bertujuan untuk memelihara, meningkatkan, dan menguji kemampuan serta kesiapsiagaan unsur Hanud TNI-AU di jajaran Kosek I dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah udara nasional, khususnya di wilayah udara yang menjadi tanggungjawab Kosek I,” terangnya. (KRO/RD)