PPATK Ungkap Dana Kampanye Mengalir dari Tambang Ilegal

28

RADARINDO.co.id – Jakarta : Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya dana kampanye yang mengalir dari tambang ilegal.

“Waktu itu pernah kita sampaikan indikasi dari illegal mining (tambang ilegal), dari macam-macam lah,” kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Jum’at (15/12/2023).

Baca juga : Kesal Lantaran Diomeli, Suami Tega Pukul Kepala Istri Pakai Tabung Gas Hingga Tewas


Ivan menegaskan, temuan PPATK itu sudah dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). PPATK menekankan kontestasi politik tak seharusnya beradu kekuatan uang, apalagi dari tambang ilegal. Ivan menyebut pesta demokrasi ini seharusnya diwarnai dengan adu gagasan serta visi misi para peserta.

Baca juga : Massa Mahasiswa Gelar Demo Terkait Dugaan Bupati Asahan Minta Setoran ke Camat

“Prinsipnya kita ingin kontestasi politik dilakukan adunya visi dan misi, bukan adu kekuatan uang. Apalagi ada keterlibatan dana dari hasil ilegal, itu kita tidak mau,” tegas Ivan. Ia mengatakan, jumlah transaksi mencurigakan yang diendus PPATK terkait pemilu diperkirakan menyentuh triliunan rupiah. Kendati, Ivan tak merinci berapa nominal pasti pelanggaran tersebut. Dirinya hanya memastikan PPATK akan terus memonitor aliran uang dalam pemilu. (KRO/RD/CNN)