RADARINDO.co.id – Medan : Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menerima kunjungan kerja (kunker) Jabatan Penjara Sungai Petani, Kedah, Malaysia, Kamis (23/11/2023).
Baca juga : Setahun Berjalan, Ditpolairud Poldasu Belum Berhasil Tangkap Buronan Kasus BBM Kapal Tanker
Rombongan Jabatan Penjara Malaysia yang dipimpin Pengarah Penjara Sungai Petani, Kedah dan Abd Zaini bin Ibrahim itu, diterima Kepala Rutan Kelas I Medan, Nimrot Sihotang didampingi Direktur Teknologi Informasi dan Kerjasama (DirTikers) Kemenkumham, Jumadi, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Sumatera Utara, Rudy F Sianturi, Karutan Labuhan Deli, Erwin Simangunsong, dan Kalapas Lubuk Pakam, Alanta I Ketaren.
Karutan Kelas I Medan, Nimrot Sihotang, menyambut baik kunjungan rombongan Jabatan Penjara Malaysia dengan penyematan ulos kepada pegawai penjara Malaysia. Karutan Kelas I Medan menyatakan pihaknya siap berbagi informasi terkait pelaksanaan penyelenggaraan layanan Pemasyarakatan hingga pelaksanaan rehabilitasi dan mental di Rutan Kelas I Medan.
“Ini adalah langkah baik dari kedua negara untuk saling mengenal serta berbagi pemahaman dan pengalaman positif terkait penangan penyelenggaraan Pemasyarakatan dan pemenjaraan Malaysia,” jelasnya.
Karutan Kelas I Medan berharap, banyak hal positif yang dapat diimplementasikan dari pertemuan dan diskusi antara Pemasyarakatan Indonesia dan Kepenjaraan Malaysia.
Baca juga : Belanja Badan Keuangan Pemkab DS Rp140,4 Miliar di 3 Sub Kegiatan Diduga Rekayasa
Sementara itu, Pengarah Penjara Sungai Petani, Kedah, Abd Zaini bin Ibrahim, menjelaskan bahwa tujuan kunjungan yang dilakukan untuk mencari pengalaman, bertukar pandangan serta idea terutamanya dalam system pemulihan dan mengeratkan hubungan silaturrahim antara pegawai dan kakitangan melibatkan kedua negara.
Dalam kunjungan tersebut, sebanyak 2 orang warga binaan yang merupakan warga negara Malaysia turut hadir di Paviliun Fatmawati. Rombongan Jabatan Penjara Malaysia tampak berinteraksi dengan antusias.
Kegiatan juga dirangkai dengan tur paviliun rehabilitasi Fatmawati, serta pembinaan moralitas, spiritual, dan bimbingan kemandirian Rutan Kelas I Medan.
Rasa takjub pujian terucap dari para rombongan kala menyaksikan langsung proses pembinaan kemandirian Warga Binaan, diantaranya kerajinan handycraft, lukisan, budidaya sayur hidroponik, menjahit, pembuatan tas dan sandal. (KRO/RD)







