Ketua Persatuan Janda Seluruh Indonesia: Janda Harus Kuat dan Kreatif

401

RADARINDO.co.id – Depok : Ketua Persatuan Janda Seluruh Indonesia (PJSI) mengatakan PJSI sangat peduli dengan yang dihadapi para janda. Karena kami punya status yang sama. Tidak lupa kami ingatkan janda harus selalu kuat kreatif dan mandiri.

Demikian dikatakan saat menghadiri undangan pengajian Ummah Hanifah Nayong. Di Majelis Taklim Bunayya Nayong Jalan Sawo Raya, Jalan Raya Krukut No.21 RT 03/ RW 07 Gandul Kecamatan Limo Depok, Jawa Barat, Sabtu (2/9/2023).

Baca juga : Satreskrim Polres Sergai Bekuk Pasutri Terduga Pelaku Penggelapan Mobil


PJSI diundang langsung oleh Ketua Muslimat NU Krukut sekaligus Ketua Majelis Taklim Bunayya Nayong, Ummah Hanifah Nayong mengingat dikarenakan banyaknya jamaah majelis taklim yang berstatus janda, serta tingginya angka perceraian di Depok akibat masalah ekonomi.

Dalam acara tersebut Ketua Umum Persatuan Janda Seluruh Indonesia (PJSI) Dhea Bacan mengadakan sosialisasi tentang PJSI, kegiatan- kegiatan PJSI serta perlindungan hukum jika terjadi KDRT.

“Kami mengajak semua janda-janda yang ada disini untuk bergabung di PJSI. Janda-janda produktif akan kami beri pelatihan membuat kue, memasak, menjahit, rias pengantin dll. Janda-janda lansia akan kami beri santunan,” ujar Dhea Bacan saat memperkenalkan PJSI pada majelis taklim di Depok, Sabtu (2/9/2023).

Ketua Umum PJSI itu juga mengatakan, jika ada jemaah majelis taklim yang mengalami KDRT bisa melaporkan nya ke PJSI dan akan diberikan bantuan hukum secara gratis. Lanjut Dhea, bila ada keluarga atau kerabat yang terpapar narkoba juga dilaporkan pada pihaknya. Dhea juga menjelaskan selain menjadi Ketua Umum di PJSI, ia juga dipercaya sebagai Ketua Satgas Anti Narkoba Nasional (SANN) Kota Bekasi.

Majelis taklim Bunayya Nayong sangat antusias menyambut kedatangan Tim PJSI, ternyata ada 25 orang anggota majelis yang sudah menjanda.

Baca juga : Warga Desa Wringin Agung Adakan Karnaval Peringati HUT RI ke-78

Ustadz Ibnu Khaldun yang mengisi ceramah turut menyampaikan, pentingnya bersedekah, 2,5% pendapatan yang diperoleh ada hak orang lain yaitu fakir miskin dan yatim piatu. Dan tak lupa juga untuk selalu menjaga hati/melembutkan hati dengan sering berdzikir dan membaca Al-qur’an.

Kemudian, disela-sela acara Ketua Umum PJSI turut memberikan santunan dan souvenir berupa sarung pada janda-janda lansia yang tergabung di Majelis Taklim Bunayya Nayong. (KRO/RD/Lina)