Parang Penderes Tuak Akhiri Sandiwara Cinta, Istri Bersama Pria Lain di Kamar Mandi

94

RADARINDO.co.id-Sidikalang: Karena cinta hidup bisa bertambah gairah, tapi akibat sandiwara cintai nyawa pun bisa binasa setidaknya badan jadi taruhan. Makanya jangan salahkan cinta ketika harus memiliki.

Definisi dari cinta sungguh luas penjabaranya. Karena cinta tak mengenal batas usia hakekatnya bukan cantik membuat cinta tapi cinta yang bikin cantik.

Baca juga : Anak Setubuhi Ibu Kandung di Bukittinggi Bikin Geger, Pelaku Positif Narkoba

Mengapa cinta bisa pindah ke lain hati? Mengutip istilah pujangga kuno mengilustrasikan, tatkala cinta mulai bersemi sifat dan wajahnya terlihat anggun dan mempesona bagai bunga.

Sandiwara cinta adalah penyebabnya. Hal inilah yang terjadi seorang suami sebut saja Jamuntul (bukan nama sebenarnya), warga Dusun Namentrep Desa Bakal Julu Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Ia membacok istri dan tetangganya, karena diduga bercumbu di kamar mandi, tanpa sehelai benang, akibatnya istrinya bernama Yanti (bukan nama sebenarnya) dan pria selingkuhanya bernama ZAC (bukan nama sebenarnya) berlumuran darah, Rabu (21/6).

Kapolres, AKBP Wahyudi Rahman melalui Kasat Reskrim, AKP Rismanto Purba, angkat bicara Oknum Kadus menelepon Kades usai membacok istri dan tetangga di kamar mandi, kata Rismanto, Kamis (22/07/2023).

Penganiayaan bermula karena pelaku tidak menemukan istri di rumah sementara pintu terbuka. Dia kemudian beranjak kearah belakang kediaman ZAC. Namun hal yang mengejutkan perasaan sang Istri dan pria tetangga pria berinisial ZAC (26) berdua di kamar mandi rumah ZAC dengan posisi pintu dalam keadaan tertutup.

Baca juga : Pengusaha Sawit  Diminta Laporkan Kondisi Perkebunan

Kemudian sang suami mendobrak pintu dan melihat keduanya dalam posisi berdiri merapikan pakaian. Suami mengamuk hingga membacok pria itu dan istrinya dengan menggunakan parang yang sehari-hari dipakai menderes tuak.

“Rumah keduanya bertetangga atau satu dinding. Pada perjalanan ke luar kota sebelumnya, suami melihat istrinya sibuk melakukan percakapan pakai android di dalam mobil,” ujar Kasat.

Sang suami sempat membaca pesan dari ZAC, bertuliskan, ‘ngak rindu kau samaku” ia curiga, istrinya punya hubungan dengan tetangga. Atas peristiwa itu, pelaku dikenai status tahanan. Parang penderes tuak akhirnya mengakhiri sandiwara cinta.
(KRO/RD/ANS)