PTPN IV PalmCo Regional 1 Latih  30 Mitra Binaan

33

 
RADARINDO.co.id – Medan : Sebanyak 30 mitra binaan dengan jenis usaha pertanian, perdagangan dan jasa yang memperoleh pinjaman dana bergulir dari PT Perkebunan Nusantara IV Regional 1 melakukan pelatihan selama dua hari di Aula Bagian Umum, Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan, Selasa-Rabu (4-5/6/2024).

Baca juga : Polisi Gerebek Dua Lokasi Pabrik Oli Palsu

Pelatihan di hari pertama menghadirkan Strategi Dr. Iman Arman, yang memaparkan materi tentang strategi pemasaran. Dilanjutkan Makruf Wicaksono, tentang digitalisasi kewirausahaan dan terakhir.

Keduanya adalah pengajar dari Politeknik Pengembangan Pertanian. Sedangkan pembicara ketiga yakni Drs. Agus Deni Sukanda yang memaparkan mengenai kemitraan usaha, adalah praktisi dan mantan pengajar utama di LPP Medan.

Dalam sambutannya, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum, Christian Orchard Perangin-angin, mewakili perusahaan yang dibacakan Kepala Sub Bagian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Fauzan mengatakan bahwa pelatihan menjadi program berkelanjutan sehingga seluruh mitra binaan dapat menambah wawasan berguna untuk usaha yang dijalankan.

Baca juga : Bupati Tapsel Sampaikan Pencapaian Target Penurunan Stunting

“Diharapkan dengan adanya pelatihan dan studi banding ini dapat menjadikan mitra binaan berkemampuan tangguh dan mandiri dan dapat menumbuhkembangkan kegiatan ekonomi kerakyatan khususnya kepada usaha kecil sehingga diperlukan pelatihan dan studi banding terhadap mitra binaan PTPN IV Regional I,” harapnya.

Di hari kedua, para peserta mengunjungi mitra binaan yang dianggap berhasil, yakni UKM Pondok Kue Nabila yang bergerak dibidang kuliner di Jalan Karya Kasih No. 81 Medan Johor dan Usaha Dian Aquatik Indonesia 2 yang bergerak dibidang perikanan di Jalan Bunga Kardiol No. 49 Medan Tuntungan.

Maria Hutagalung, Asisten Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) dalam kesempatan itu juga mengatakan bahwa para mitra binaan yang mengikuti pelatihan kali ini terdiri dari mitra binaan eksisting maupun mitra binaan hasil kolaborasi dengan BRI. (KRO/RD/Juli S)