Diduga Bunuh Diri, Pria Nekat Lompat dari Jembatan Suramadu

107 views

RADARINDO.co.id – Surabaya : Seorang pria di Surabaya, Jawa Timur berinisial T (29) warga Bangkalan Madura Jawa Timur diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Suramadu pada, Rabu (21/6/2023) lalu. Hingga kini, proses pencarian terhadap pria tersebut belum membuahkan hasil.

Baca juga : Wabup Humbahas Ikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor

BPBD dan Satpol PP Surabaya terlihat memadati bawah Jembatan Suramadu. Beberapa petugas terlihat sibuk menenteng peralatan evakuasi kecelakaan air seperti; kapal karet, dayung, ban karet, hingga tabung oksigen untuk menyelam ke pinggir laut.

Petugas Command Center 112 Surabaya, Amir Rahmat mengatakan, saat ini sejumlah tim rescue dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya sedang melakukan proses evakuasi terhadap korban tenggelam diduga mencoba bunuh diri.


“Kami terima laporan adanya seorang pria yang diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat dari atas Jembatan Suramadu (ke dasar laut),” kata Amir di Surabaya.

Hingga malam, korban belum juga ditemukan. Proses pencarian yang dilakukan Satpolair Polres Bangkalan dilanjutkan pada pagi hari.

Sebelumnya seorang pengendara motor tiba-tiba menghentikan laju kendaraannya di sekitar Jembatan Suramadu. Tak lama kemudian pria itu lompat dari atas Jembatan Suramadu. Sementara istrinya yang membonceng di motor ditinggalkan begitu saja.

Baca juga : Bupati Humbahas Tinjau Areal Tanaman Bawang Merah

Plh Kasat Polair Polres Bangkalan, AKP Andi Bahtera mengungkapkan, perempuan yang dibonceng pria itu adalah istri korban. Perempuan itu kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Sukolilo.

“Untuk kejadian bunuh diri di atas bentang tengah Suramadu memang benar, kejadian pukul 15.00 WIB. Namun hingga malam ini kami belum menemukan tubuh korban karena terkendala arus,” ungkap AKP Andi Bahtera.

Bersama personel Polsek Sukolilo, pihaknya mengerahkan lima personel pimpinan KBO Satpolair Polres Bangkalan, Ipda Joko Purwo untuk melakukan pencarian dan penyelamatan (SAR) dengan menggunakan kapal X-1044 Satpolair Polres Bangkalan. Menurut saksi mata yang kebetulan lewat, istrinya sempat menghalang-halangi aksi nekat suaminya dengan menarik bajunya dan kakinya akan tetapi tidak berhasil. (KRO/RD/An)